"Bibir dia hitam, jidatnya luka, badan dia gada yang patah," lanjutnya.
Senada dengan hal tersebut, sebelumnya adik Karen Pooroe, Bima Pooroe juga sempat menceritakan kondisi jenazah sang ponakan, yang dilansir melalui tayangan YouTube StarPro Indonesia, Sabtu (8/2/2020), .
"Nggak ada luka sih, mungkin kalau luka dalam kurang tau, cuma ada luka sedikit di sini (menunjuk pelipis mata sebelah kiri)," katanya.
Kemudian Erlinda, perwakilan Komnas Anak turut memberikan komentarnya terkait kecelakaan yang terjadi pada Zefania.
"Nanti dicek dulu, apakah ada CCTV, di kiri kanan, di lantai dasar juga," tuturnya.
• Tanggapi Kecurigaan Pihak Karen Pooroe, Pengacara Arya Claproth Buka Suara, Singgung Proses Hukum
• Sempat Dituding Jadi Orang Ketiga, Marshanda Ungkap Belasungkawa untuk Putri Karen Pooroe
Selain melihat dari CCTV, pihaknya juga akan menunggu keterangan pihak keamanan apartemen.
"Kalau tidak nanti kita mau tanya security," ungkapnya.
Dirinya juga meminta agar pihak apartemen segera memberikan penjelasan detail mengenai kematian anak dari Karen Pooroe.
"Pihak apartemen harusnya juga turut bertanggung jawab," tambahnya.
Dikutip dari kanal YouTube KH Infotainment, menurut pengacara, Aconk Latief, pihak keluarga Karen Pooroe merasakan ada kejanggalan atas meninggalnya sang anak.
Keluarga Karen Pooroe berencana akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
"Bagi kami ada kejanggalan dari kematian anak Karen," ujarnya.
"Langkah yang diambil melaporkan semua yang ada di sana," imbuhnya.
Keluarga Karen Pooroe merasa jika ada hal yang tidak masuk akal dalam kematian Zefania.
"Terkait kematian, tidak masuk akal, umur 6 tahun, tidak mungkin melangkahi pagar apartemen," tuturnya.