Meski begitu, Teddy justru menyarankan Rizky untuk meminta maaf ke almarhum Lina.
"Jadi kalau A'a Iky buat minta maaf ke saya ngga usah gitu, karena emang ngga ada apa-apa, kalau saya saranin minta maaf ke ibunya.
Karena itu dia, tadi A'a Iky mungkin ngga tahu autopsi itu gimana.
Yang dibayangin mungkin visum gitu, kan kalau autopsi harus dipotong-potong makanya agak serem juga.
Jadi A'a Iky saya saranin sih buat nanti nyekar sekalian berdoa ngedoain ibunya," tambahnya.
Teddy pun menyebut kini hubungannya dengan Rizky baik-baik saja.
"Masih baik alhamdulillah (komunikasi dengan Rizky).
Kemarin juga saya lihat press conference nya rencana 40 harinya mau datang, ngga tahu datang ke tempat alamarhumah ibunya atau ini, karena memang ada beberapa tempat buat ngedoain almarhumah.
Dari keluarga saya juga ada,dari Banjaran ada, terus di tempat saya sendiri ada, terus di Panyawangan ada, di Cirebon, Subang ada," pungkas Teddy.
Diberitakan sebelumnya, Rizky Febian memang sempat melaporkan kejanggalan kematian ibunya ke Polrestabes Bandung.
Hal itu Rizky lakukan setelah menemukan sejumlah lebam di tubuh Lina.
Jenazah Lina pun akhirnya diautopsi pada Kamis (9/1/2020) silam.
Hasil autopsi pun baru keluar pada Jumat (31/1/2020) atau setelah lebih dari 2 minggu pasca prosedur dilakukan.
Melalui keterangan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Saptono Erlangga, hasil penyelidikan yang dilakukan menyimpulkan tidak ada tindak pidana pada kematian Lina.
Saptono menyebut Lina meninggal lantaran menderita beberapa penyakit.