Anak Barbie Kumalasari Tulus Minta Maaf Atas Perilaku Ibunya, Istri Galih Ginanjar Teteskan Air Mata

Penulis: Yuliana Kusuma Dewi
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anak Barbie Kumalasari Nangis Minta Maaf Perilaku Ibunya, Istri Galih Ginanjar Menangis Haru

TRIBUNSTYLE.COM - Anak Barbie Kumalasari menangis sembari meminta maaf karena perilaku sang ibu. Mendengarnya istri Galih Ginanjar tersebut tak kuasa menahan tangis haru.

Anak Barbie Kumalasari, Keisha Aira menahan tangis saat meminta maaf kepada publik.

Aira meminta maaf karena semua perilaku sang ibu di layar televisi.

Hal tersebut disampaikan Aira dikutip dari tayangan kanal YouTube Trans Tv Official 'INSERT - Dikenal Super Halu, Anak Barbie Kumalasari Ingin Ibunya Berprestasi (3/12/19)' pada Senin (2/12/2019).

Anak Barbie Kumalasari Ungkap 3 Hal yang Tak Disukai dari Istri Galih Ginanjar, Singgung Soal Halu

Anak Barbie Kumalasari Akui Malu Sang Ibu Disebut Ratu Halu, Beri Nasihat untuk Istri Galih Ginanjar

"Tolong dimaafin mami kalau ada salah, misalnya nyakitin hati orang tolong dimaafin," ujar Aira sambil berkaca-kaca.

"So sweet kamu manis sekali, oh my God," puji Rian Ibram sembari merangkul Aira.

Mendengar kepolosan sang putri yang meminta maaf karena perilakunya, Barbie Kumalasari berkaca-kaca menahan tangis.

Rian lantas menanyakan kenapa Barbie Kumalasari menahan tangisnya.

Istri Galih Ginanjar tersebut merasa tersentuh dengan perkataan sang anak.

"Enggak sih, aku kalau sama anak ngalah aja. Sebenernya nggak ada yang salah sih.

Cuman banyak orang yang nggak suka sama aku dan pengen ngejatuhin karir.

Tapi Alhamdulillah aku selalu percaya sama Allah ketika kita orang baik ketika kita dihina derajatnya akan diangkat," kata Barbie.

Anak Barbie Kumalasari Akui Tak Suka Nikita Mirzani Hujat Ibunya, Beri Pesan Khusus ke Ex Sajad Ukra

Barbie Kumalasari juga mengatakan kebahagiaannya yakni menjadi ibu yang baik untuk Aira.

Serta tidak menyakiti orang lain.

"Aku tetep jadi ibu yang baik, keluarga aku tetep bahagia tanpa nyerang-nyerang orang. Itu aku udah bahagia banget."

Halaman
1234