Viral Hari Ini

4 Fakta Sosok Briptu Heidar yang Tewas Disandera di Papua, Baru 24 Tahun & Tulang Punggung Keluarga

Penulis: galuh palupi
Editor: Mohammad Rifan Aditya
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Briptu Heidar tewas setelah disandera KKB Papua

Briptu Hedar tercatat lulus dalam waktu tujuh bulan.

2. Terkenal cerdas

Briptu Heidar dikenal sebagai sosok polisi yang cerdas.

Karakternya ulet, disiplin, dan jujur.

Ia juga jago berbahasa Jerman.

Untuk Pertama Kalinya, Timnas Sepakbola Indonesia akan Gelar Pertandingan di Papua

Briptu Heidar 

Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal di Jayapura, Selasa (13/8/2019), menceritakan Heidar mengikuti Pendidikan Bintara Tugas Umum Polri pada 2014 di SPN Jayapura Polda Papua.

Kemudian pada 2015 ia ditempatkan di Polres Lanny Jaya dengan jabatan Bintara Reskrim selama 2 tahun.

"Selanjutnya pada 2017 bergabung di Dit Reskrimum Polda Papua," katanya.

Kamal menggambarkan sosok Heidar sebagai seorang polisi yang berprestasi karena selama 5 tahun bertugas almarhum berhasil menuntaskan 11 kasus.

Viral Kisah Miris Mantri Patra, Meninggal di Pedalaman Papua, Jasad Dievakuasi Setelah 4 Hari Wafat

Bahkan, pada 2017 Heidar mendapat kenaikan pangkat luar biasa dalam aksi pembebasan sandera warga Papua dan non-Papua oleh KKB di Tembagapura.

3. Tulang punggung keluarga

Dikutip GridHot.ID dari Antara, ayah Briptu Heidar, Kaharuddin, mengaku merasa kehilangan dengan kepergian anak sulungnya dari tiga bersaudara tersebut.

Sebelumunya disebutkan bahwa Briptu Heidar merupakan anak tunggal.

Namun rupanya ia punya 2 adik yang bernama Nurfadillah dan Danu Wijaya.

Jatuh Sakit, Mantri Patra Meninggal Kehabisan Makanan & Obat, Berjuang demi Warga Pedalaman Papua

"Setiap bulan dia (Heidar) selalu kirim uang untuk kebuthan biaya pendidikan kedua saudaranya ujar Kaharuddin di Jl Perkebunan Desa Siawung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Selasa (13/8/2019) seperti dikutip dari Antara.

Halaman
123