"(Data) ini baru di Kota Palu. (Di Donggala) korbannya ada, tapi pendataan secara resmi belum dilaporkan ke BNPB. Kabupaten Donggala kami belum mendapat laporan," ujar Sutopo.
Sutopo mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pendataan korban sekaligus jumlah kerusakan bangunan.
Diperkirakan, jumlah korban maupun kerusakan masih akan terus bertambah.
"Kita bisa memperkirakan jumlah korban masih akan terus bertambah," ujar Sutopo.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang kawasan Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018) sore.
Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer itu berada pada 27 kilometer Timur Laut Donggala.
Pasca-gempa, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami. BMKG kemudian mencabut peringatan dini tsunami pada pukul 17.37 WIB.
Meski peringatan dini dicabut, tsunami diketahui melanda sejumlah wilayah, antara lain Palu, Donggala, Mamuju.
Setelah tsunami surut, BMKG kemudian mencabut peringatan dini tsunami pada Jumat (28/9/2018) pukul 17.36 WIB.
Wilayah pantai barat Sulawesi Tengah memang dilanda sejumlah gempa besar sepanjang Jumat sore hingga malam. (Tribunstyle.com/ Anggraini Nurul Fatimah/ berbagai sumber)
Subscribe kanal YouTube dan Like fanpage Facebook TribunStyle.com berikut ini: