5 Fakta Pendeta Bunuh Anak Angkat di Kamar Mandi Gereja, 'Cinta Terlarang' yang Berujung Tragis

Penulis: Verlandy Donny Fermansah
Editor: Verlandy Donny Fermansah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Henderson Sembiring bunuh gadis Rosalia Siahaan di kamar mandi gereja.

1. Ayah Angkat Korban Sejak SMP

Gadis 21 tahun itu telah diasuh Henderson sejak duduk di bangku SMP.

Rosa adalah anak kedua dari enam bersaudara yang aktif di gereja tersebut.

Sejak itu Rosa diangkat menjadi anak angkat Henderson.

Rosa selama ini tinggal di gereja tersebut.

2. Jalin 'Cinta Terlarang' dengan Korban

Henderson juga mengakui selama ini menjalin hubungan asmara terlarang dengan Rosi.

"Ada motif dendam juga ini. Karena ada hubungan asmara juga antara keduanya. Masih kita periksa ini," kata AKP Ruzi Gusman, Kepala Satuan Reskrim Polres Deliserdang

Ruzi mengungkapkan bahwa pelaku dan korban mempunyai hubungan asmara selama empat tahun.

Selain itu muncul dugaan pelaku cemburu karena korban memiliki pacar baru.

Motif pembunuhan korban terus di dalami.

3. Pendeta Henderson di Mata Warga

Pendeta Henderson dikenal sebagai orang baik di lingkungannya.

Kepala tempat tinggal Henderson di Desa Nogo Rejo, Suyono, menjelaskan bahwa selama ini pelaku belum pernah membuat onar di desa.

Apalagi sosok Henderson dikenal sebagai pemuka agama.

Halaman
123