Jadi Pertanyaan Banyak Orang, Ternyata Ini Alasan Wanita Inggris Suka Pakai Topi Unik di Acara Resmi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Topi atau fascinator ini juga merupakan bagian dari struktur sosial di Inggris.

Beberapa wanita memilih memakai fascinator untuk menyoroti kekayaan dan status sosial mereka.

Bagaimana awal mulanya?

Sebelum fascinator tenar menjadi aksesoris untuk masyarakat kelas atas, para wanita di abad 19 memakai renda atau selendang di kepala untuk menutupi bagian belakang kepala.

Menurut Encyclopedia Britannica, fascinator jenis ini menambah kesan misteri menggoda untuk gaya Victoria.

METROPOLITAN MUSEUM OF ART ()

Tahun 1930-an, fascinator berevolusi menjadi tudung berenda.

Setelah itu, muncullah istilah "doll hats" yang lebih mirip dengan fascinator yang sekarang ini.

Topi boneka mendapatkan popularitas di kalangan wanita Amerika dan Eropa.

Tahun 1950-an dan 1960-an berkaitan dengan fascinator modern yang dikenal "topi koktail."

Foto bareng Pemain Pesbukers, Kaki Ayu Ting Ting Jadi Sorotan, Terlalu Putih dan Mulus?

topvintage.net ()

Topi ini terdiri dari beberapa dekorasi, bulu atau kerusdung jaring.

Cara pakainya hanya ditempelkan agar tidak merusak tatanan rambut.

Tahun 1970-an dan 1980-an, fascinator modern bermunculan di kalangan elit mode.

Selain dipakai saat pesta pernikahan, fascinator atau topi juga dipakai saat acara balad kuda seperti Royal Ascot dan Kentucky Derby.

Benda ini dipakai hanya saat siang hari.

Jika acara diadakan malam hari, maka para wanita akan menggantikan fascinator dengan tiara. (Delta Lidina/TribunStyle.com)