ayamstrong14_: "Mending gausah coret coret baju, mending disumbangin. Klo masih blng gaada moment seru sma. Buka aje bajunya, coret badannya:v"
amnahanif: "Semoga pemain muda Indonesia dapat mencerminkan perilaku yang mencontoh kepada anak anak bangsa @egymaulanavikri"
kellikfahriyanto: "Dia anak muda yg lagi jadi sorotan, hsrusnya bisa ngasih contoh walaupun udh sukses tapi tetep biasa. Takutnya yang dicontoh sama anak2 muda yg lain itu bukan prestasinya, tapi corat coretnya. Kalo dia sih bebas aja, belum lulus tapi udh punya masa depan bagus. Lah gimana anak2 SMA lain? belum lulus udah corat coret, padahal setelah lulus nggak jelas mau ngapain. Inget, anak muda yg sukses kaya si egi itu nggak banyak, cuma 1 dari 1000, yang banyak itu yang masa depannya blangsak"
Sebelumnya dikabarkan bahwa Egy telah memulai karier sepak bola di Eropa dengan bergabung dengan klub bola Liga Polandia, Lechia Ddansk.
Intensnya pemberitaan pemain muda Indonesia, Egy Maulana Vikri, bergabung ke klub Lechia Ddansk nampaknya membuat sekelompok supoter di Polandia tidak nyaman.
Suporter fantatik klub Lech Poznan menjadikan Egy sebagai sasaran tindak rasis.
Insiden ini terjadi kala klub baru Egy, Lichia Gdansk bertandang ke markas Lech Poznan, Sabtu (17/3/2018).
Pada pertandingan itu Lechia Gdansk kalah telak 3-0 atas Poznan.
Hasil itu makin memperpanjang trend buruk Lechia Gdansk di Liga Polandia Ekstraklasa.
Ini menjadi kekalahan kedua Lechia sejak Egy diperkenalkan sebagai penggawa anyar per Juni 2018 mendatang.
Tapi kabar kurang sedap muncul pada laga tersebut.
Seperti dikabarkan akun Twitter @OwskiMateusz, bahwa Egy menjadi sasaran cemohoan suporter Poznan.
Suporter fanatik Poznan, Ultras Lech Poznan, memasang sebuah banner dalam Bahasa Indonesia.
Benner itu berisi ejekkan kepada Lechia Gdansk.
"Lechia Gdansk, sial pel*cur," kalimat dalam benner tersebut.