Sebagain netizen juga menuntut penjelasan dan klarifikasi tuntas pidato Anies tersebut.
Yuliana Berengga Kogoya: "Keren pak"
Meicky Shoreamanis Panggabean: "Bagus tulisannya.Tag ke Anies."
Rini de Fretes: "Menanti jawaban Pak Gubernur."
Slamet: "Widodo Istilah PRIBUMI itu mengingatkan saya juga pada tragedy 98 lalu, dimana banyak warga yg karena saking kwatir terhadap keselematan diri, keluarga dan usahanya lalu menuliskan kata PRIBUMI itu besar2 agar terhindar dari amukan dan penjarahan massa saat itu.
Pidato yang disampaikan Anis B itu memang terdengar RASIS dan mau tak mau mengganngu pikiran (waras) sebagain warganegara meskipun mereka juga bukan warga asli DKI, namun ibukota serasa sdh menjadi milij seluruh warganegara ini.
Jika ibukota saja sudah dikuasai sara dan pemimpin yg baru dilantik pidatonya rasis bgtu maka tidak salah jika hal itu pun membuat saya sendiri khawatir terlebih jelang pilpres ini nanti.
Saya cuma berharap Anis B mau meralat ucapan pidatonya tadi atau mau mengklarifikasinya lagi." (Tribunstyle.com/Verlandy Donny Fermansah)