Breaking News:

Selebrita

Sosok Ustaz Dennis Lim, Pendakwah yang Bagi Cokelat di Pesawat, Pernah Jadi Bandar Judi di Thailand

Sosok ustaz Dennis Lim, pendakwah yang bagi cokelat di pesawat, pernah jadi bandar judi di Thailand.

TikTok/Instagram Dennis Lim
SOSOK DENNIS LIM - Sosok ustaz Dennis Lim, pendakwah yang bagi cokelat di pesawat, pernah jadi bandar judi di Thailand. 

TRIBUNSTYLE.COM - Nama Ustaz Dennis Lim tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ia viral usai membagikan bingkisan kepada penumpang pesawat dalam perjalanannya ke Hongkong.

Aksi tersebut menuai banyak simpati karena dilakukan dengan niat mulia yakni untuk menghormati kenyamanan sesama penumpang.

Dalam video yang beredar, terlihat Dennis Lim membagikan paket kecil berisi permen dan catatan kepada para penumpang.

Rupanya, ia membawa serta bayi kembarnya yang baru berusia lima bulan, Ibrahim dan Muhammad dalam penerbangan tersebut.

"Karena Ibrahim dan Muhammad baru pertama kali naik pesawat dan takutnya penumpang lain keganggu sama suara nangisnya jadi teh yunda dan koko pakai cara iniii," tulis akun @kohdennislim menjelaskan maksud dari pemberian bingkisan itu.

BAGI-BAGI BINGKISAN - Ustaz Dennis Lim merasa cemas akan kemungkinan anaknya menangis dan membuat tidak nyaman penumpang lain selama di udara. Ia lantas bagikan bingkisan berisi cokelat dan catatan kecil menyentuh.
BAGI-BAGI BINGKISAN - Ustaz Dennis Lim merasa cemas akan kemungkinan anaknya menangis dan membuat tidak nyaman penumpang lain selama di udara. Ia lantas bagikan bingkisan berisi cokelat dan catatan kecil menyentuh. (TikTok @kohdennislim)

Baca juga: Khawatir Bayinya Rewel, Viral Ustaz Dennis Lim Bagi-bagi Coklat di Pesawat, Selipkan Pesan Menyentuh

Tindakan tersebut terinspirasi dari unggahan seorang ibu yang pernah melakukan hal serupa. 

Menariknya, Dennis Lim menyisipkan pesan dalam tiga bahasa Indonesia, Inggris, dan China untuk memastikan semua penumpang memahami maksud baiknya.

Di dalam salah satu kemasan permen, tertera pesan panjang dalam bahasa Inggris ditulis seolah berasal langsung dari si kembar.

Pesan itu berisi permintaan maaf bila mereka menimbulkan ketidaknyamanan selama penerbangan.

"We are Ibrahim and Muhammad, we are 5 month old, today we are going to Hongkong with our mom and dad," demikian keterangan dalam pesan tersebut, dilansir dari Kompas.com.

"To accompany our dad giving lecture in Hongkong. I'm a litte bit nervous and scary, because its my first flight in my life, which means that I may cry, make too much noise," sambungnya.

Selanjutnya, dalam pesan tersebut mereka meminta maaf dan akan berusaha untuk tidak terlalu rewel.

Lalu untuk hadiah yang diberikan tersebut sebagai tanda permohonan maaf dari kedua orang tua mereka.

"I will try to go quickly, though I can't make any promise, please excuse me," tulis keterangan di pesan tersebut.

"So my mom prepared little goodie bag for you. I hope you're be happy. I'm sorry when we are make to much noisy," tambahnya.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Tags:
Dennis LimpesawatThailand
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved