Breaking News:

Kunci Jawaban

Kumpulan Contoh Soal & Kunci Jawaban UTBK SNBT 2025, Materi Tes Potensi Skolastik dan Penalaran Umum

Kumpulan contoh soal & kunci jawaban UTBK SNBT 2025, materi Tes Potensi Skolastik dan Penalaran Umum.

|
YouTube Privat Al Faiz
SOAL UTBK SNBT 2025 - Kumpulan contoh soal & kunci jawaban UTBK SNBT 2025, materi Tes Potensi Skolastik dan Penalaran Umum. 

TRIBUNSTYLE.COM - Dalam Tes Potensi Skolastik (TPS) UTBK-SNBT 2025, salah satu aspek penting yang diukur adalah kemampuan penalaran umum.

Bagian ini dirancang untuk menguji sejauh mana seseorang mampu menyelesaikan permasalahan baru, yakni persoalan yang belum pernah mereka temui sebelumnya.

Tak hanya itu, penalaran umum juga menilai kemampuan peserta untuk bernalar secara abstrak, tanpa sepenuhnya bergantung pada materi yang telah dipelajari sebelumnya.

Untuk membantu persiapan, Tribunnews.com telah menyusun 10 contoh soal Penalaran Umum UTBK SNBT 2025.

Soal-soal ini dikutip dari situs resmi simulasi UTBK milik Kemendikbudristek, simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id.

Setiap contoh soal disertai dengan kunci jawaban dan pembahasan, sehingga bisa digunakan sebagai latihan yang efektif dalam memahami pola dan logika yang diharapkan dalam tes sebenarnya.

SOAL UTBK SNBT 2025 - Contoh Soal UTBK SNBT 2024 Penalaran Umum
SOAL UTBK SNBT 2025 - Contoh Soal UTBK SNBT 2025 Penalaran Umum (snpmb.bppp.kemdikbud.go.id)

Baca juga: 10 Kunci Jawaban Soal UTBK SNBT 2025 Materi Literasi Bahasa Indonesia, Dilengkapi Pembahasan

Contoh Soal UTBK SNBT 2025 Penalaran Umum

1. Kadar gula yang tinggi dalam darah meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Upaya untuk mencegah meningkatnya kadar gula dalam darah dapat dicegah dengan diet karbohidrat. Risiko terjadinya penyakit kardiovaskular dapat berkurang jika jumlah karbohidrat yang dikonsumsi dapat dikendalikan.

Berdasarkan informasi tersebut, manakah pernyataan berikut yang PASTI BENAR?
a. Menerapkan diet karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.
b. Konsumsi karbohidrat dapat menurunkan kadar gula dalam darah.
c. Risiko penyakit kardiovaskular berkurang jika diet karbohidrat diterapkan.
d. Menerapkan diet karbohidrat masih memiliki risiko penyakit kardiovaskular.
e. Peningkatan risiko penyakit kardiovaskular terjadi karena penerapan diet karbohidrat.

Jawaban: C

Pembahasan: Dalam informasi disebutkan bahwa penyakit kardiovaskular dapat dicegah dengan melakukan diet karbohidrat karena mampu mengendalikan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi.

2. Buah bit dianggap sebagai buah yang banyak memberikan manfaat karena memiliki kalori yang rendah. Namun, buah bit memiliki kandungan oksalat yang tinggi. Mengonsumsi buah bit terlalu banyak dapat memicu peningkatan sekresi oksalat yang berkontribusi pembentukan batu ginjal. Untuk itu, jika memiliki batu ginjal, sebaiknya kita tidak mengonsumsi buah bit secara berlebihan.

Berdasarkan informasi tersebu, manakah pernyataan berikut yang PASTI SALAH?
a. Buah bit banyak dikonsumsi karena memiliki kalori yang rendah.
b. Kandungan oksalat pada buah bit menyebabkan batu ginjal.
c. Konsumsi buah bit berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
d. Konsumsi buah bit tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan.
e. Walaupun dapat menyebabkan batu ginjal, buah bit tidak akan mengganggu pencernaan.

Jawaban: D

Pembahasan: Dalam informasi disebukan bahwa konsumsi buah bit yang berlebihan akan menyebabkan peningkatan risiko terkena penyakit batu ginjal sehingga jawaban D pasti salah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
kunci jawabanUTBKSNBT
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved