Kunci Jawaban
Soal UTBK SNBT 2025 Materi Tes Potensi Skolastik, Dilengkapi dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan
Soal UTBK SNBT 2025 Materi Tes Potensi Skolastik, dilengkapi dengan kunci jawaban dan Pembahasan.
Editor: Ika Putri Bramasti
TRIBUNSTYLE.COM - Berikut contoh Soal UTBK-SNBT 2025: Tes Potensi Skolastik (TPS) - Penalaran Umum.
Salah satu aspek penting yang diukur dalam Tes Potensi Skolastik (TPS) pada UTBK-SNBT 2025 adalah kemampuan penalaran umum.
Bagian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana seseorang mampu memecahkan persoalan-persoalan baru yang belum pernah ia temui sebelumnya.
Dengan kata lain, peserta ditantang untuk berpikir kritis dan logis dalam menghadapi situasi yang asing.
Penalaran umum juga menguji kemampuan untuk berpikir secara abstrak yakni kemampuan bernalar yang tidak hanya mengandalkan apa yang telah dipelajari, tapi juga mengandalkan logika dan intuisi.
Baca juga: Kunci Jawaban UTBK SNBT 2025, Tes Potensi Skolastik Penalaran Matematika, Dilengkapi Pembahasan Soal
Sebagai referensi dan bahan latihan, Tribunnews.com telah merangkum 10 contoh soal penalaran umum UTBK SNBT 2025 yang diambil dari situs resmi simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id.
Soal-soal ini sudah dilengkapi dengan kunci jawaban serta pembahasan, sehingga bisa membantu kamu memahami pola soal sekaligus strategi menjawabnya dengan tepat.
Contoh Soal UTBK SNBT 2025 Penalaran Umum
1. Kadar gula yang tinggi dalam darah meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Upaya untuk mencegah meningkatnya kadar gula dalam darah dapat dicegah dengan diet karbohidrat. Risiko terjadinya penyakit kardiovaskular dapat berkurang jika jumlah karbohidrat yang dikonsumsi dapat dikendalikan.
Berdasarkan informasi tersebut, manakah pernyataan berikut yang PASTI BENAR?
a. Menerapkan diet karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.
b. Konsumsi karbohidrat dapat menurunkan kadar gula dalam darah.
c. Risiko penyakit kardiovaskular berkurang jika diet karbohidrat diterapkan.
d. Menerapkan diet karbohidrat masih memiliki risiko penyakit kardiovaskular.
e. Peningkatan risiko penyakit kardiovaskular terjadi karena penerapan diet karbohidrat.
Jawaban: C
Pembahasan: Dalam informasi disebutkan bahwa penyakit kardiovaskular dapat dicegah dengan melakukan diet karbohidrat karena mampu mengendalikan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi.
2. Buah bit dianggap sebagai buah yang banyak memberikan manfaat karena memiliki kalori yang rendah. Namun, buah bit memiliki kandungan oksalat yang tinggi. Mengonsumsi buah bit terlalu banyak dapat memicu peningkatan sekresi oksalat yang berkontribusi pembentukan batu ginjal. Untuk itu, jika memiliki batu ginjal, sebaiknya kita tidak mengonsumsi buah bit secara berlebihan.
Berdasarkan informasi tersebu, manakah pernyataan berikut yang PASTI SALAH?
a. Buah bit banyak dikonsumsi karena memiliki kalori yang rendah.
b. Kandungan oksalat pada buah bit menyebabkan batu ginjal.
c. Konsumsi buah bit berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
d. Konsumsi buah bit tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan.
e. Walaupun dapat menyebabkan batu ginjal, buah bit tidak akan mengganggu pencernaan.
Jawaban: D
Sumber: Tribunnews.com
| Kumpulan 50 Soal STS/UTS Matematika Kelas 7 Semester 1 Kurikulum Merdeka + Jawaban |
|
|---|
| PAI Kelas 8 Kurikulum Merdeka: Kunci Jawaban Rajin Berlatih Bab 2 Halaman 50-54 |
|
|---|
| Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka Halaman 67: Rancangan Iklan dan Jawaban Soal |
|
|---|
| Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 67 Kurikulum Merdeka: Kunci Jawaban Lengkap dan Jelas |
|
|---|
| Kumpulan 20 Soal PAS IPA Kelas 7 Semester 1 Beserta Kunci Jawaban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Soal-UTBK-SNBT-2025-Materi-Tes-Potensi-Skolastik.jpg)