Breaking News:

Tips Sehat

Penyakit Mengejutkan yang Bisa Mengintai dari Segelas Jus Jeruk!

Segelas jus jeruk segar tampak sehat, tapi tahukah Anda ada risiko tersembunyi? Simak penyakit mengejutkan yang bisa mengintai tanpa disadari.

Editor: Tim TribunStyle
freepik.com
MINUM SEGELAS JUS JERUK - Segelas jus jeruk segar tampak sehat, tapi tahukah Anda ada risiko tersembunyi? Simak penyakit mengejutkan yang bisa mengintai tanpa disadari. 

Segelas jus jeruk segar tampak sehat, tapi tahukah Anda ada risiko tersembunyi? Simak penyakit mengejutkan yang bisa mengintai tanpa disadari.

TRIBUNSTYLE.COM - Sebelum Anda menuang segelas jus jeruk, ada baiknya Anda menyimak hasil studi terbaru ini. Sayangnya, berita ini mungkin tidak akan membuat hari Anda lebih cerah.

Peneliti dari Brown University Warren Alpert Medical School menemukan bahwa minum jus jeruk secara rutin dapat meningkatkan risiko terkena melanoma, jenis kanker kulit yang paling berbahaya. Temuan ini dipublikasikan dalam Journal of Clinical Oncology.

MEMINUM JUS JERUK SECARA RUTIN -  minum jus jeruk secara rutin dapat meningkatkan risiko terkena melanoma, jenis kanker kulit yang paling berbahaya.
MEMINUM JUS JERUK SECARA RUTIN - minum jus jeruk secara rutin dapat meningkatkan risiko terkena melanoma, jenis kanker kulit yang paling berbahaya. (freepik.com)

Bagaimana Penelitiannya?

Dalam studi ini, para peneliti mengamati pola konsumsi jus jeruk dan makanan lain dari 63.810 wanita (Nurses' Health Study) serta 41.622 pria (Health Professionals Follow-Up Study) selama 25 tahun. Dari lebih dari 100.000 peserta, tercatat 1.840 orang mengalami melanoma.

Yang mengejutkan, grapefruit atau jeruk bali menjadi jenis jeruk yang paling berisiko.

Para peneliti menyatakan bahwa konsumsi grapefruit memiliki hubungan paling kuat dengan peningkatan risiko melanoma, meskipun faktor gaya hidup dan pola makan lainnya telah diperhitungkan.

Seberapa Besar Risikonya?

Dr. Ryan Fields dari Pusat Kanker Siteman, Universitas Washington, menjelaskan bahwa peserta dalam penelitian ini adalah tenaga medis yang mengonsumsi jeruk dalam jumlah signifikan dua porsi sehari dibandingkan dengan kurang dari dua porsi per minggu.

Artinya, efek konsumsi dalam jumlah sedang masih belum sepenuhnya dipahami.

Para peneliti juga menegaskan bahwa studi ini memiliki keterbatasan dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan temuan mereka.

Kesimpulanya Meskipun masih diperlukan penelitian lanjutan, ada baiknya kita mengonsumsi jus jeruk dengan bijak sama seperti kita mengatur paparan sinar matahari untuk menjaga kesehatan kulit.

Jadi, Anda tetap bisa menikmati segelas jus jeruk, tetapi pastikan untuk tidak berlebihan dan tetap menjaga pola makan yang seimbang. (TribunSytle.com/ yourtango.com/ Aris)

Tags:
Dr. Ryan FieldsUniversitas Washingtonrisiko terkena melanoma
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved