Berita Viral
Firasat? Bocah SD Hilang Akibat Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar Sempat Berpuisi: Berdebar
Inilah puisi karya Rafa Januarta Putra, korban hilang akibat banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi. Puisi tersebut bak firasat mengenai musibah.
Editor: Febriana Nur Insani
TRIBUNSTYLE.COM - Inilah sosok Rafa Januarta Putra, murid SDN 24 Limo Kaum, Balai Labuah Bawah, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat.
Ia menjadi korban banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi pada 11 Mei 2024 dan hingga kini belum juga ditemukan.
Sebelum musibah itu terjadi, Rafa Januarta Putra ternyata sempat membuat puisi tentang banjir bandang.
Hutan Pelindung ku
Setiap musim hujan tiba
Ini hatiku berdebar-debar
Takut ada yang datang bencana
Ke desaku walau sebentar
Kini banjir bandang menerjang
Karena telah hilang hutan
Pohon-pohon banyak ditebang
Hujan mencurah banjir pun datang
Ya, entah kebetulan atau sebuah pertanda, puisi di atas merupakan puisi karya Rafa Januarta Putra, seorang murid kelas 6 SDN 24 Limo Kaum, Balai Labuah Bawah, Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat.
Puisi yang merupakan tugas sekolah tersebut dibuat tiga hari sebelum bencana galodo menerjang kawasan tersebut.
Baca juga: Detik-detik Banjir Bandang di Simalungun, 2 Rumah Hanyut ke Danau Toba, Nisan Kuburan Juga Amblas
Rafa pun menjadi satu dari 13 korban yang hingga Jumat (17/4/2024) sore belum ditemukan.
Hal ini disampaikan seorang warga setempat, Efriadi, ia merupakan ayah Adini, teman sekelas Rafa.
"Setiap murid di kelasnya saat itu diberi tugas membuat puisi tentang lingkungan, itulah karya yang dibuat Rafa," ujarnya
Diceritakan Efriadi, Rafa dan keluarganya tinggal di Jalan Terminal Dabok, Balai Labuah Bawah, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar.
Saat bencana banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi terjadi, rumah Rafa terkena material yang dibawa derasnya banjir hingga dindingnya jebol.
Rafa pun terbawa arus, begitu juga dengan ibunya Elfiana dan kakaknya Fauziah yang hingga kini juga masih belum ditemukan.
"Saat kejadian mereka berempat di dalam rumah, Bapaknya, Zainal selamat, sekarang sedang dirawat di rumah sakit, kalau abangnya yang paling tua si Farhan saat itu sedang di rumah saudaranya," katanya.
Baca juga: HEROIK Penyalamatan Nekat Seorang Pemuda Tolong Pengunjung Terseret Banjir Bandang di Sembahe
Sumber: Tribun Pekanbaru
| Reaksi Rey, Suami Intan Anggraeni saat Ketahuan Ternyata Seorang Wanita, Masih Berani Mengancam |
|
|---|
| Intan Anggraeni Syok Suaminya Ternyata Cewek, Sempat Dijanjikan Lamborghini: Katanya Sudah Dibayar |
|
|---|
| Arogansi Manager Kedai Mie Viral, Karyawan Izin Jaga Ortu Sakit Berujung Resign, Sudah Minta Maaf! |
|
|---|
| Tipu Daya Rey, Suami Intan Anggraeni yang Ternyata Seorang Wanita, Pakai Alat Saat Malam Pertama |
|
|---|
| Resmi Jadi Istri Kiai Lulusan Mesir, Ini Jejak Karier Inayah Wahid, Dikenal Vokal Bela Rakyat Kecil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Inilah-puisi-karya-Rafa-korban-hilang-akibat-banjir-bandang-lahar-dingin-Gunung-Marapi.jpg)