Breaking News:

Fakta Kepala Bayi Putus Saat Lahiran di RSUD Ulin Banjarmasin, Ibu Syok Lemas, Diduga Malpraktik

Seorang ibu melahrikan di RSUD Ulin Banjarmasin, namun kepala bayinya tertinggal di perut. Diduga korban malpraktik, reaksi RS jadi sorotan.

Editor: Putri Asti
IST
Seorang ibu hamil melakukan persalinan di RSUD Ulin Banjarmasin, kepala bayinya tertinggal di perut. Diduga korban malpraktik 

TRIBUNSTYLE.COM - Seorang ibu melahrikan di RSUD Ulin Banjarmasin, namun kepala bayinya tertinggal di perut. Diduga korban malpraktik, reaksi RS jadi sorotan.

Kasus kepala bayi putus saat persalinan di Banjarmasin, kini menemui fakta baru.

Peristiwa ini terjadi di RSUD Ulin Banjarmasin.

Seorang ibu hamil melakukan persalinan di RSUD Ulin Banjarmasin, namun saat lahir justru kepala bayinya masih tertinggal di perut.

ilustrasi ibu di Banjarmasin melahirkan namun kepala bayinya tertinggal di perut
ilustrasi ibu di Banjarmasin melahirkan namun kepala bayinya tertinggal di perut (haibunda)

Kok bisa? Benarkah korban malpraktik? Bagaimana reaksi Rumah Sakit?

MS, warga Kecamatan Banjarmasin Barat hanya bisa pasrah atas insiden yang ia alami pada Minggu, 14 April 2024 di RSUD Ulin Banjarmasin.

Baca juga: NIAT Berobat Diare, Pria di Palembang Malah Berakhir Tangan Membusuk Usai Diinfus, Korban Malpraktik

Perempuan 38 tahun itu trauma setelah mengalami insiden yang tak disangka-sangka ketika hendak melakukan prosesi persalinan di IGD rumah sakit milik pemerintah itu.

Pasalnya, kepala bayi yang dilahirkannya putus.

Diduga karena malapraktik.

Bayi yang dikandung MS posisi kepalanya ada di atas (sungsang).

Diketahui sejak usia kehamilannya sudah mencapai tujuh bulan.

“Dari awal kehamilan, saya selalu memeriksakan kesehatan kehamilan ke dokter di Rumah Sakit Sultan Suriansyah. Sejak usia kehamilan di tujuh bulan, bayi dalam kandungan sudah sungsang. Dokter menjelaskan prosesi persalinan harus dilakukan melalui operasi,” kata MS saat ditemui di kediamannya, Jumat (26/4/2024).

Kepada BPost, MS bersama suaminya HS (41) menceritakan peristiwa yang membekas dalam hidupnya itu.

Di pekan ke-34 atau delapan bulan setengah usia kehamilannya, kantung ketuban MS pecah lebih dini dari orang normal pada umumnya.

“Pergilah kami ke Rumah Sakit Sultan Suriansyah. Ternyata penuh. Ya sudah, kami pun pergi ke Rumah Sakit Ulin,” ujarnya.

Bayi meninggal dunia usai lahir kepalanya tertinggal di perut.
Bayi meninggal dunia usai lahir kepalanya tertinggal di perut.
Halaman
1234
Tags:
bayimalpraktikRSUD Ulin BanjarmasinPersalinansungsangberita viral hari ini
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved