Breaking News:

Tips dan Trik

5 Cara Mudah Membangun Karakter Anak agar Bisa Memecahkan Masalahnya Sendiri, Orang Tua Harus Apa?

Untuk menjadikan anak sebagai pribadi yang berkarakter, orang tua harus apa? Berikut cara cepat membangun karakter anak agar bisa memecahkan masalah

Editor: Tim TribunStyle
Akses Belajar Indonesia
Untuk menjadikan anak sebagai pribadi yang berkarakter, orang tua harus apa? Berikut cara cepat membangun karakter anak agar bisa memecahkan masalah 

TRIBUNSTYLE.COM - Untuk menjadikan anak sebagai pribadi yang berkarakter, orang tua harus apa? Berikut cara cepat membangun karakter anak agar bisa memecahkan masalah.

Menjadi orang tua memang tak semudah yang kita bayangkan, karena faktanya perlu mempersiapkan banyak bekal untuk mendidik anak.

Setiap orang tua pasti terpikirkan bagaimana cara mendidik anak agar bisa menjadi pribadi yang berkarakter.

Bila pengetahuan (knowledge) bisa dengan mudah dieksplor melalui buku bahkan mesin pencari Google, namun tidak begitu dengan sejumlah keterampilan yang perlu dibentuk melalui pengalaman.

Sehingga, selain berfokus pada nilai akademis, orangtua dan guru dinilai juga perlu mengembangkan sejumlah kemampuan yang diperlukan di abad 21 dalam diri anak.

Salah satu kemampuan yang diperlukan anak untuk membantunya meraih kesuksesan di masa depan ialah kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah.

Sikap kritis ditunjukkan saat anak mampu untuk melihat persoalan secara lebih kompleks untuk kemudian melakukan berbagai pendekatan dalam mencari solusi.

Bekali anak untuk mampu untuk melihat permasalahan dengan cara pandang yang berbeda. Anak juga perlu belajar untuk dapat melakukan refleksi, analisa dan solusi sebagai jalan untuk keluar dari permasalahan.

Berikut langkah orangtua untuk mendukung anak memiliki kemampuan pemecahan masalah yang baik, merangkum laman Sahabat Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud):

1. Beri kesempatan anak berbuat salah

Anak Celine
Beri kesempatan pada anak untuk melakukan kesalahan dan dorong untuk memecahkan masalahnya sendiri. (Instagram/celine_evangelista)

Perlu disadari, dalam hal ini orang tua sedang mengajarkan anak untuk terampil dalam hidup (life skill), bukan sedang menciptakan manusia super tanpa kesalahan.

Jadi, beri kesempatan pada anak untuk melakukan kesalahan dan dorong untuk memecahkan masalahnya sendiri.

Setelah anak mengutarakan solusi, terima dahulu pemikirannya, setelah itu bersama-sama dengan anak untuk mengatasinya.

2. Latih dengan permainan

Thalia mulai takut melanjutkan permainan Jenga
Gunakan metode permainan agar lebih mengasyikkan dan membuat anak tidak merasa tertuntut (YouTube The Onsu Family)

Tak perlu menunggu sampai anak berbuat kesalahan.

Kemampuan memecahkan masalah juga dapat dilatih melalui permainan edukatif.

Gunakan metode permainan agar lebih mengasyikkan dan membuat anak tidak merasa tertuntut dan tertekan dalam menerima pembelajaran tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
cara mudahkarakterorang tua
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved