Breaking News:

5 Dampak Utama yang Dirasakan Korban Perselingkuhan Bagi Kesehatan Mental, Jangan Disepelekan

Inilah 5 dampak utama yang dirasakan korban perselingkuhan bagi kesehatan mental, jangan dianggap sepele.

Bunda Nasecha
Inilah 5 dampak utama yang dirasakan korban perselingkuhan bagi kesehatan mental, jangan dianggap sepele. 

TRIBUNSTYLE.COM - Perselingkuhan dapat menimbulkan luka emosional yang berkepanjangan pada korbannya.

Selain patah hati, ada pula dampak jangka panjang secara psikologis yang tidak bisa disepelekan.

Bahkan, penelitian oleh ahli juga telah menyatakan bahwa efek perselingkuhan bisa menyebabkan masalah mental jangka panjang seperti stres dan depresi.

Inilah 5 dampak utama yang dirasakan korban perselingkuhan bagi kesehatan mental, jangan dianggap sepele.

1. Depresi

Dampak emosional dari perselingkuhan dapat memicu depresi yang berkepanjangan.
Dampak emosional dari perselingkuhan dapat memicu depresi yang berkepanjangan. (thinkstockphotos.com)

Baca juga: 5 Cara Mudah Mengatasi Perselingkuhan Tanpa Melabrak, Lawan Pelakor dengan Cara Elegan dan Bervalue!

Dampak emosional dari perselingkuhan dapat memicu depresi yang berkepanjangan.

Kebahagiaan yang ada di sekitar juga bisa tertutup oleh kesedihan, sehingga menyebabkan rasa kekosongan dan tidak berenergi.

Tentu saja hal ini berdampak pada kesejahteraan mental korban secara keseluruhan dan menyulitkannya untuk percaya dan terlibat dalam hubungan yang baru.

2. Kecemasan

Efek perselingkuhan bisa muncul dalam bentuk gangguan kecemasan.
Efek perselingkuhan bisa muncul dalam bentuk gangguan kecemasan. (anxiety.jeanhailes.org.au)

Efek perselingkuhan bisa muncul dalam bentuk gangguan kecemasan.

Berbeda dengan stres, gangguan kecemasan adalah kondisi jangka panjang yang tidak hilang dengan mudah.

Gejala yang mungkin dialami adalah merasa gugup, badan gemetar, dan sulit berpikir jernih.

Gangguan kecemasan juga bisa menyebabkan serangan panik yang menghambat kegiatan sehari-hari.

3. Merasa Harga Dirinya Rendah

Perselingkuhan dapat menimbulkan perasaan tidak mampu dan rendahnya harga diri para korban.
Perselingkuhan dapat menimbulkan perasaan tidak mampu dan rendahnya harga diri para korban. (The Odyssey Online)

Perselingkuhan dapat menimbulkan perasaan tidak mampu dan rendahnya harga diri para korban.

Korban mungkin akan mempertanyakan berkali-kali tentang nilai dan daya tarik dirinya sendiri, meragukan kemampuan untuk menjaga hubungan yang sehat.

4. Sulit membentuk hubungan

Dampak perselingkuhan juga mengakibatkan korban kesulitan membentuk hubungan baru di masa depan.
Dampak perselingkuhan juga mengakibatkan korban kesulitan membentuk hubungan baru di masa depan. (szulokhazamagazin.hu)

Dampak perselingkuhan juga mengakibatkan korban kesulitan membentuk hubungan baru di masa depan.

Rasa takut disakiti lagi mungkin menyebabkan rasa tidak ingin untuk terbuka atau menjalin hubungan secara emosional yang mendalam.

Mengalami atau menyaksikan perselingkuhan dapat menimbulkan kesan mendalam bahwa orang lain tidak dapat dipercaya sepenuhnya, sehingga berdampak pada hubungan dan interaksi mereka dengan orang lain di masa mendatang.

Akibatnya korban akan lebih waspada dan sinis, sehingga kepercayaan terhadap hubungan yang tulus dan setia sulit dipertahankan.

5. Insomnia

Perselingkuhan bisa berdampak pada lonjakan kadar stres seseorang.
Perselingkuhan bisa berdampak pada lonjakan kadar stres seseorang. ()

Perselingkuhan bisa berdampak pada lonjakan kadar stres seseorang.

Hal ini bisa mengganggu kemampuan untuk tidur dan menyebabkan seseorang mengalami insomnia.

Ketika insomnia sudah terjadi, hormon kortisol yang mengontrol stres juga akan meningkat dan semakin mengganggu tidur.

(TribunStyle.com/Ika Bramasti).

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
perselingkuhankesehatan mentaldepresiTribunEvergreen
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved