Breaking News:

5 Cara Mengatasi Anak yang Suka Membully Teman, Jangan Mentang-mentang Bak Putra Vincent Rompies

Berikut 5 cara mengatasi anak yang suka membully teman, jangan mentang-mentang bak putra Vincent Rompies.

Tayang:
Tribun Bengkulu
Berikut 5 cara mengatasi anak yang suka membully teman, jangan mentang-mentang bak putra Vincent Rompies. 

Jadi sebagai orang tua perlu melakukan hal yang baik dan bijak.
Misalnya jangan menanggapi suatu masalah dengan kekerasan atau sikap agresif.

Saat anak berbuat salah, jangan berikan hukuman fisik, seperti memukul, mengurungnya dalam waktu lama, atau bahkan menampar.

Hindari juga berteriak dan membandingkan anak dengan orang lain.

Karena tindakan tersebut dapat membuat anak menjadi agresif karena kesulitan mengelola emosinya.

Sebagai orang tua perlu menghadapi anak dengan tenang dan tahu cara tepat untuk mendisiplinkannya agar anak bisa mengelola emosi dan tidak membully temannya.

3. Kenali pergaulan anak

Salah satu alasan anak jadi pembully karena dirinya pernah menjadi korban penindasan di lingkungan tempat ia bergaul.
Salah satu alasan anak jadi pembully karena dirinya pernah menjadi korban penindasan di lingkungan tempat ia bergaul. (hellomagazine.com)

Salah satu alasan anak jadi pembully karena dirinya pernah menjadi korban penindasan di lingkungan tempat ia bergaul.

Sehingga di tempat berbeda, anak ingin menunjukkan kekuatannya dengan bersikap agresif kepada orang lain.

Maka dari itu, kenali semua teman di lingkungan pergaulan dan pastikan anak aman dari penindasan, yang bisa menjadi cara untuk mencegah anak agar tidak jadi pembully.

4. Bantu anak mengelola emosi

Anak-anak belum memahami untuk mengelola emosinya dengan baik.
Anak-anak belum memahami untuk mengelola emosinya dengan baik. (huffingtonpost.co.uk)

Anak-anak belum memahami untuk mengelola emosinya dengan baik.

Saat ia merasa sedih, kecewa, marah, atau menahan emosi negatif serupa, biasanya akan ada bentuk pelampiasan, salah satunya membully.

Untuk mencegah anak agar tidak jadi pembully, coba mulai bantu anak untuk dapat mengenal apa yang dirasakannya dan bagaimana merepresentasikannya.

Sebagai orang tua, jangan merasa segan dalam bertanya bagaimana perasaan anak hari ini.

Dengan begini, orang tua bisa mengenal emosi anak dengan lebih baik, apakah sedang senang, sedih, atau merasa takut.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Tags:
pembullyVincent RompieskekerasanTribunEvergreen
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved