Berita Viral
Konsumsi Bimtek KPPS di Pasaman Barat, Porsi Sedikit Lauk Kecil, Makan Siang Datangnya Jam 14.00 WIB
Konsumsi tak wajar dirasakan anggota KPPS di Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat saat bimtek. Konsumsi isi nasi, lauk kecil, dan sambal.
Editor: Febriana Nur Insani
TRIBUNSTYLE.COM - Kasus konsumsi tak wajar bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) kembali terjadi.
Kali ini dialami anggota KPPS di Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.
Dalam foto yang beredar, disebutkan bahwa konsumsi yang diberikan saat bimbingan teknis (bimtek) berisi nasi, lauk kecil, dan sambal.
Baca juga: GEGER Konsumsi Pelantikan KPPS di Sleman, Anggaran Rp 15 Ribu per Kotak, Isinya Cuma Snack
Ya, ramai di media sosial perbedaan porsi makan dan snack yang diterima oleh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Pasaman Barat, seperti yang dialami KPPS di Kecamatan Luhak Nan Duo.
"Kami hadir sebagai anggota KPPS di Aula Kampus Yappas untuk mengikuti Bimtek pada Minggu (28/1/2024) kemarin, namun ada hal yang membuat kami bertanya yaitu mengenai porsi makan," kata salah seorang anggota KPPS di Kecamatan Luhak Nan Duo yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada TribunPadang.com, Selasa (30/1/2024) pagi.
Menurutnya, porsi makan siang yang mereka terima dari panitia kegiatan tidak wajar dan layak.
Pasalnya porsinya begitu sedikit dan lauknya cukup kecil, bahkan ada diantara mereka yang tidak mendapat sayur.
"Nasinya memang nasi kotak, namun porsinya sangat sedikit. Menurut saya kalau porsi segitu hanya seharga Rp10 ribu, karena disini juga ada harga Rp15 ribu yang porsinya jauh lebih banyak dan lengkap," ungkapnya.
Hal itu dirasa tidaklah wajar, apalagi mereka saat itu berkegiatan mulai dari pagi hingga sore.
"Kalau untuk makan dengan kegiatan satu hari, itu tidak pantas. Hingga sebagian dari kami terpaksa membeli nasi kembali dari luar untuk tambah, karena memang porsi nasi itu tidak cukup untuk kami makan siang," ujarnya.
Baca juga: Insiden Pelantikan Petugas KPPS di Banyuwangi, Jatah Nasi Kotak Sudah Basi, Ada Belatungnya
Selain itu, makan siang ketika kegiatan itu menurutnya juga sangat terlambat. Dimana mereka baru mendapatkan nasi untuk makan siang pada pukul 14.00 WIB.
"Sudah porsinya sedikit, ditambah waktu makannya juga jauh terlambat. Menurut kami hal ini perlu menjadi perhatian, karena nantinya kami akan bekerja penuh pada hari pencoblosan, tentu kesehatan kami juga perlu diperhatikan," ucapnya.
Bimtek yang berlangsung saat itu dihadiri sekitar 200 orang KPPS dari tiga nagari, yakni Nagari Pujorahayu, Nagar Ophir dan Nagari Giri Maju.
Terpisah, Sekretaris KPU Pasaman Barat, Zaidi ketika dikonfirmasi di kantornya mengatakan bahwa pihaknya dari sekretariat KPU Pasaman Barat tidak ikut dalam hal pengadaan konsumsi Bimtek KPPS tersebut.
"Kami dari KPU hanya membuatkan RAB untuk masing-masing Kecamatan. Sedangkan untuk pengadaannya kami serahkan sepenuhnya kepada PPK dan PPS di masing-masing Kecamatan," katanya.
Sumber: Tribun Padang
| Heboh Dana Rp 450 Juta untuk Pakaian Kepala Daerah Kaltim, Ternyata Buat Laundry Karpet hingga Sprei |
|
|---|
| Setdaprov Buka Suara Soal Dana Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp25 M: Bukan Hanya Untuk Rumah Jabatan |
|
|---|
| Detik-Detik Menegangkan Kirab Budaya Sumedang, Ketua DPRD Terjatuh & Terinjak Kuda, Kondisi Terkini |
|
|---|
| Sosok dr. Myta, Dokter Magang Tumpuan Keluarga, Kondisi Sesak Napas dan Demam Tetap Jaga Malam |
|
|---|
| 4 Pelaku Pembunuhan Sadis di Pekanbaru Kini Terancam Hukuman Mati, Berniat Habisi Seluruh Keluarga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Porsi-makan-siang-Bimtek-Petugas-KPPS-di-Pasaman-Barat.jpg)