Berita Viral
Cerita Penjual Ayam Geprek Nemu Istri di Pasar Jodoh Indramayu, Pernikahan Awet, Kini Punya Anak 3
Kisah pria penjual ayam geprek ketemu istri di Pasar Jodoh Indramayu. Pernikahan awet hingga kini memiliki 3 anak.
Editor: Putri Asti
Sumur bernama Temenggung tersebut konon tidak pernah kering.
Masyarakat pun boleh mengambil air sumur tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
Di sana, masyarakat, baik perempuan maupun laki-laki, saling bertemu untuk mengambil air hingga terjadi perkenalan.
Baca juga: Viral Prajurit TNI Nyamar Jadi Tukang Batagor Lalu Dekati Gadis Ponpes, Kini Berjodoh dan Menikah
Belakangan, dari tujuan awal datang untuk menimba air sumur, diketahui berubah menjadi mencari jodoh.
Tidak sedikit pula warga dari desa lain ikut datang ke lokasi tersebut dengan tujuan yang sama, sebagian lagi datang karena penasaran.
Nurani bercerita, di wilayah ini dahulu banyak sekali pedagang yang berjualan.
Baik laki-laki maupun perempuan banyak yang nongkrong di Pasar Jodoh.
Dari situlah perkenalan di mulai saling bertukar nama, rumah, pekerjaan, dan sebagainya.
Jika ada yang merasa saling cocok, pemuda pemudi tersebut akan lanjut menjalin hubungan.
Diawali jalan-jalan bersama lalu saat niat sudah matang, laki-laki akan datang ke rumah perempuan dan terjadi lamaran hingga akhirnya menikah.
Proses ini dikenal dengan sebutan 'sanja'.
"Pada tahun 2010 itu masih ramai, cuma ke sininya sepi sampai sudah tidak ada lagi."
"Kan zaman sekarang bisa kenalan lewat Facebook, lewat apa, serba online," pungkas Nurani.
Diolah dari artikel TribunJatim.com
Viral Pemuda di Jepang Pacari Wanita 83 Tahun, Tak Masalah Beda Usia Jauh, Terungkap Awal Mula Kenal |
![]() |
---|
Kisah Wanita Jepang Pilih Tinggal di Rumah Penuh Sampah Usai Suami Wafat, Padahal Aset Melimpah |
![]() |
---|
Momen Bahagia Annisa Pohan Quality Time Bareng Keluarga di Jepang, Penampilan Almira Buat Salfok |
![]() |
---|
Sama-sama Cerdas, Anak Kembar di China Raih Skor Identik saat Ujian Masuk Kampus, Ortunya Bangga |
![]() |
---|
Pesona Memed Brewog Dijuluki 'Thomas Alva Edi Sound', Pelopor Sound Horeg, Kantung Mata Bikin Salfok |
![]() |
---|