Berita Viral
Tampilkan Cangkir Kopi Starbucks saat Live, Penyiar Berita Ini Tuai Kontroversi, Langsung Dipecat!
Meltem Günay menampilkan secangkir kopi dari Starbucks di depannya saat dia membaca berita, sehingga dia langsung dipecat!
Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Sebagai seorang penyiar, memastikan bahwa anda menampilkan diri sebagai sumber berita yang tidak memihak adalah kuncinya.
Namun, salah satu pembawa acara berita TV ini mendapat kemarahan dari bosnya karena cangkir kopi yang dia pakai.
Baca juga: Merek Fashion Zara Kena Boikot, Dituding Hina Korban Perang, Pernah Sudutkan Model Palestina?

Dilansir LAD Bible, pada malam Natal, penyiar Turki Meltem Günay tampil di stasiun televisi TGRT Haber untuk membaca berita.
Wanita berusia 45 tahun ini adalah penyiar berita pemenang penghargaan untuk perusahaan media Turki.
Di segmen berita inilah dia membuat kesalahan siaran yang merugikan dirinya.
Günay menampilkan secangkir kopi dari Starbucks di depannya saat dia membaca berita, sehingga dia langsung dipecat bersama sutradara acara.
TGRT Haber mengatakan dalam sebuah pernyataan:
"Dalam siaran berita TGRT Haber TV tanggal 24.12.2023, Meltem Günay, yang merupakan seorang penyiar, terlihat membawakan berita dengan cangkir Starbucks di depannya.
Sesuai dengan prinsip lembaga kami, penyiar dilarang keras untuk tampil di TGRT News TV dengan cara yang secara sembunyi-sembunyi mengiklankan perusahaan mana pun.
Pembawa berita dan sutradara yang bertindak bertentangan dengan prinsip ini diberhentikan karena alasan yang wajar.
Lembaga kami memiliki pemahaman yang mengetahui kepekaan masyarakat Turki terhadap Gaza dan membela mereka sampai akhir.
Sangat mustahil untuk menyetujui tindakan atau publikasi apa pun yang bertentangan dengan hal ini.
Kami tidak menyetujui tindakan presenter dan sutradara yang kontrak kerjanya diputus tersebut, dan kami mengutuk keras hal tersebut.
Oleh karena itu, kontrak kerja mereka diputus.
Mulai sekarang, lembaga kami akan terus mendukung rakyat Gaza dan Turki dan melindungi kepekaan mereka sampai akhir.
Hal ini diumumkan kepada publik dengan hormat."
Baca juga: Semakin Anjlok, Starbucks Merugi Rp 170 Triliun, Karyawan Banyak yang Mogok hingga Boikot Israel
Kontroversi tersebut disebabkan oleh mayoritas penduduk Turki yang beragama Islam, yang sebagian besar mendukung warga Palestina dalam perang di Gaza.
Starbucks dianggap pro- Israel di negara tersebut karena media sosial baru-baru ini dan perselisihan hukum terkait konflik tersebut.
Boikot yang dilakukan oleh peminum kopi di Turki dimulai setelah Starbucks menggugat serikat pekerjanya sendiri (Starbucks Workers United) setelah postingan di halaman media sosial mereka yang sejak itu dihapus diduga menunjukkan dukungan untuk Palestina.
Kelompok serikat pekerja tersebut diduga membagikan postingan gambar yang menunjukkan buldoser Hamas merobohkan pagar Jalur Gaza yang bertuliskan: “Solidaritas dengan Palestina.”
Starbucks kemudian membantah pernyataan Union:"Kami dengan tegas mengutuk tindakan terorisme, kebencian dan kekerasan ini, dan tidak setuju dengan pernyataan dan pandangan yang diungkapkan oleh Workers United dan anggotanya."
Starbucks kemudian menggugat serikat pekerja tersebut atas pelanggaran merek dagang, dengan mengatakan bahwa penggunaan logonya membingungkan publik.
Insiden ini telah menyebabkan boikot yang meluas terhadap Starbucks di seluruh dunia dari para pendukung Israel dan Palestina.
CEO Laxman Narasimhan kemudian menulis surat, mengatakan bahwa protes tersebut adalah akibat dari 'representasi yang keliru di media sosial tentang apa yang kami perjuangkan'.
(TribunStyle/ Amr)
Sumber: TribunStyle.com
Viral Pemuda di Jepang Pacari Wanita 83 Tahun, Tak Masalah Beda Usia Jauh, Terungkap Awal Mula Kenal |
![]() |
---|
Kisah Wanita Jepang Pilih Tinggal di Rumah Penuh Sampah Usai Suami Wafat, Padahal Aset Melimpah |
![]() |
---|
Momen Bahagia Annisa Pohan Quality Time Bareng Keluarga di Jepang, Penampilan Almira Buat Salfok |
![]() |
---|
Sama-sama Cerdas, Anak Kembar di China Raih Skor Identik saat Ujian Masuk Kampus, Ortunya Bangga |
![]() |
---|
Pesona Memed Brewog Dijuluki 'Thomas Alva Edi Sound', Pelopor Sound Horeg, Kantung Mata Bikin Salfok |
![]() |
---|