Breaking News:

Palestina vs Israel

Tal Mitnick, Sosok Remaja Israel Ogah Perangi Hamas di Gaza, Kritik Israel & IDF yang Bunuh Sandera

Seorang remaja Israel dipenjara lantaran menolak untuk mengambil bagian dalam perang melawan Hamas di Gaza, Palestina.

Tayang:
Editor: Dhimas Yanuar
ISTIMEWA
Tal Mitnick, sosok remaja Israel dipenjara lantaran menolak untuk perang melawan Hamas di Gaza, Palestina. 

TRIBUNSTYLE.COM - Ini dia sosok Tal Mitnick (18).

Remaja Israel itu rela dipenjara lantaran menolak untuk ikut perang melawan Hamas di Gaza, Palestina.

Pengadilan militer Israel telah menjatuhkan hukuman kepada remaja tersebut selama 30 hari penjara.

Seorang tentara Israel menyandarkan kepalanya di laras senapan howitzer artileri gerak sendiri ketika tentara Israel mengambil posisi di dekat perbatasan dengan Gaza di Israel selatan pada 9 Oktober 2023. Terkejut dengan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayahnya, Israel yang berduka telah memperhitungkan lebih dari 1000 orang tewas dan melancarkan rentetan serangan di Gaza yang telah meningkatkan jumlah korban tewas di sana menjadi 493 menurut para pejabat Palestina.
Seorang tentara Israel menyandarkan kepalanya di laras senapan howitzer artileri gerak sendiri ketika tentara Israel mengambil posisi di dekat perbatasan dengan Gaza di Israel selatan pada 9 Oktober 2023. Terkejut dengan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayahnya, Israel yang berduka telah memperhitungkan lebih dari 1000 orang tewas dan melancarkan rentetan serangan di Gaza yang telah meningkatkan jumlah korban tewas di sana menjadi 493 menurut para pejabat Palestina. (AFP/JACK GUEZ)

“Saya menolak untuk percaya bahwa lebih banyak kekerasan akan membawa keamanan, saya menolak untuk mengambil bagian dalam perang balas dendam,” kata Mitnick dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh surat kabar The Jerusalem Post.

Mitnick mengatakan tak setuju dengan adanya kekerasan dalam perang.

“Di dunia yang kita tinggali ini penuh dengan kepentingan korup, kekerasan dan perang adalah cara lain untuk meningkatkan dukungan terhadap pemerintah dan membungkam kritik,” tambahnya.

Remaja itu juga mengkritik soal terbunuhnya sandera yang ditahan Hamas, mereka tewas lantaran ulah militer Israel sendiri, atau pasukan pertahanan Israel (IDF).

Baca juga: Hampir 3 Bulan Perang Israel-Hamas Mendera Gaza, Tewaskan 21.300 Warga, Pengungsian Jadi Sasaran

Termasuk sandera yang sudah mengibarkan bendera putih namun tetap saja terbunuh.

“Kita harus mengakui fakta bahwa setelah berminggu-minggu operasi darat di Gaza, pada akhirnya  negosiasi, kesepakatan, membawa kembali para sandera. Sebenarnya tindakan militerlah yang menyebabkan mereka (sandera) terbunuh,” kata Mitnick, mengutip Anadolu Agency.

"Bahkan para sandera yang mengibarkan bendera putih sambil berteriak dalam bahasa Ibrani pun ditembak mati. Saya tidak mau membayangkan berapa banyak kasus serupa yang tidak diinvestigasi karena korbannya lahir di pihak yang salah.”

Mitnick adalah orang Israel pertama yang dipenjara karena penentangannya terhadap perang Gaza sejak pecahnya konflik pada 7 Oktober 2023.

Dia diperkirakan akan dijatuhi hukuman penjara lainnya setelah pembebasan pertamanya, menurut pernyataan perwakilannya.

Pada bulan Agustus, lebih dari 200 siswa sekolah menengah Israel mengumumkan penolakan dinas militer, dengan alasan pendudukan Israel atas tanah Palestina.

Update Jumlah Korban

Israel masih terus melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
IsraelPalestinaremajasandera
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved