Berita Viral
Nasib Buruh Guling-guling di Atas Tumpukan Beras Bulog, Kini Dipecat, Terkuak Kondisi Beras: Kempos
Oknum buruh yang viral berguling-guling di atas tumpukan beras kini dipecat. Pihak Bulog sebut beras yang digunakan termasuk golongan kemasan rusak.
Editor: Febriana Nur Insani
TRIBUNSTYLE.COM - Kepala Kantor Bulog Cabang Surabaya Utara, Sugeng Hardono menegaskan pihaknya telah memecat oknum buruh yang viral berguling-guling di atas tumpukan beras tanpa menggunakan baju.
Ia menginformasikan bahwa buruh tersebut merupakan buruh lepasan bernama Isam.
Dikatakan Sugeng Hardono, beras yang digunakan Isam untuk 'mandi' sebenarnya termasuk handling atau kemasan rusak.
Ya, video seorang pria bermandikan beras di Surabaya, ramai diperbincangkan di media sosial.
Merespons hal itu, Bulog memberhentikan pekerja dalam video tersebut.
Baca juga: DETIK-DETIK Truk Muatan Beras Bulog Tak Kuat Menanjak di Sitinjau Lauik Padang hingga Terguling
Beredar sebuah video, seorang pria bertopi tanpa mengenakan atasan tampak tidur sambil berguling-guling di atas tumpukan beras.
Dia terlihat tersenyum saat diguyur beras oleh temannya.
Di sisi lain, tampak pekerja lainya tengah mengemas beras di dalam karung yang bertuliskan 'Beras Bulog'.
Sebagian besar di antara mereka juga terlihat tidak mengenakan baju.
"Melbu (masuk) TikTok wes," kata salah seorang pria dalam video yang dibagikan akun X @Pai_C1, Selasa (25/12/2023).
Kepala Kantor Bulog Cabang Surabaya Utara, Sugeng Hardono membenarkan video mandi beras tersebut direkam di Gudang Bulog Banjar Kemantren 2 Surabaya.
"Iya, yang melakukan kejadian (mandi beras) itu namanya Isam, buruh lepas," kata Sugeng, ketika dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (27/12/2023).
Sugeng mengatakan, pelaku membuat video mandi beras Minggu lalu.
Pihak Bulog pun langsung memecat pekerja tersebut usai rekaman itu ramai di media sosial.
Baca juga: ASTAGFIRULLAH Ibu-ibu di Deli Serdang Naik Mobil Gondol 30 Kg Beras, Barang Curian Diapit Pakai Paha
"Kejadian itu memang sudah kami telusuri, dan saat ini kita sudah tindaklanjuti, menegaskan bahwa buruh tersebut sudah tidak kerja lagi di sini (Bulog)," jelasnya.
Dikatakan Sugeng, beras yang digunakan mandi termasuk handling atau kemasan rusak.
Lalu, pekerja di lokasi itu bertugas untuk mengemas ulang agar diproses kembali.
"Beras itu adalah beras kempos atau beras hasil handling, beras kemasan sobek dari kapal, yang sebenarnya itu akan diproses rice to rice," ucapnya.
Sugeng mengungkapkan, pihaknya biasa melakukan proses ulang beras yang tidak sesuai standar.
Hal itu untuk menjaga kualitas dan kuantitas beras yang beredar ke masyarakat.
"Kami punya fasilitas rice to rice, jadi beras-beras yang enggak sesuai standar kualitasnya kuantitasnya, baik itu rusak basah dan sebagainya kami akan proses, belum sampai rice to rice, ada kejadian itu," jelasnya.
Saat ini, Kantor Bulog Cabang Surabaya Utara telah mengevaluasi kejadian tersebut.
Para karyawan didisiplinkan agar tidak melakukan tindakan serupa di lain waktu.
Baca juga: Siswa SD Diberi Tugas Menghitung 10.000 Beras, Orang Tua Kelelahan Membantu, Syok Dengar Alasan Guru
DETIK-DETIK Truk Muatan Beras Bulog Tak Kuat Menanjak di Sitinjau Lauik Padang hingga Terguling
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan video truk Nissan pengangkut beras yang tak kuat menanjak di Sitinjau Lauik, Padang lalu terguling beberapa kali.
Detik-detik truk pengakut beras terguling itu tak sengaja terekam kamera warga sekitar.
Video tersebut viral setelah diunggah akun Tiktok @enjoyman__ pada Selasa (21/11/2023).
Dalam video itu tampak sebuah truk merah yang melintas ditanjakan Sitinjau Lauik.
Truk berhasil melewati tikungan tajam dan berusaha menanjak.
Namun truk tidak kuat lalu mundur dan hilang kendali. Truk lalu hilang kendali dan melintang.
Kemudian truk terguling hingga beberapa kali. Bahkan truk hampir menimpa truk tangki yang melintas di bawahnya.
Akibatnya, muatan karung dalam truk pun berjatuhan. Sedangkan sopir truk berada di dalam saat truk terguling beberapa kali.
Dilansir dari Tribun Padang, insiden itu terjadi di pendakian Panorama I kawasan Sitinjau Lauik, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (21/11/2023).
Tepatnya sekitar pukul 16.10 WIB. Truk Nissan Diesel B 9548 CQA itu dikendarai oleh Riki Saputra (43), warga Jalan Pampangan Rt 04/Rw 05, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumbar.
Truk tersebut memuat beras Bulog dari Padang dan akan diantarkan ke Solo.
Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Lija Nesmon.
"Kendaraan ini bermuatan beras Bulog dari Padang menuju Solok. Sesampai pendakian Panorama 1 kawasan Sitinjau Lauik, mobil tersebut tidak kuat menanjak sehingga mundur dan terbalik," ujarnya, dilansir dari Tribun Padang.
Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun kaca depan truk pecah dan bagian belakang rusak parah.
(Kompas.com/Andhi Dwi Setiawan)(TribunJateng.com/Like Adelia)
Diolah dari artikel Kompas.com dan TribunJateng.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Pihak-Bulog-memecat-oknum-buruh-yang-berguling-guling-di-atas-tumpukan-beras.jpg)