Breaking News:

Berita Viral

MOMEN Penyelamatan 41 Pekerja yang Terjebak di Terowongan India, Berhasil Keluar Setelah 17 Hari

41 pekerja yang telah terjebak selama 17 hari di terowongan India akhirnya berhasil diselamatkan setelah harapan sempat berulang kali pupus.

Editor: Amirul Muttaqin
STATE DISASTER RESPONSE FORCE (SDRF) INDIA via AFP via KOMPAS.com
Tim penyelamat berada di lokasi terowongan bawah tanah yang roboh di distrik Uttarkashi, negara bagian Uttarakhand, India, Senin (13/11/2023). Sebanyak 40 pekerja terjebak di terowongan tersebut. 

TRIBUNSTYLE.COM - Senyum berseri-seri menghiasi wajah 41 pekerja di India yang berhasil diselamatkan dari terowongan.

Mereka telah terjebak selama 17 hari di terowongan yang runtuh. 

Harapan untuk bisa menyelamatkan mereka sempat berulang kali pupus oleh puing-puing yang berjatuhan.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Baca juga: NGERI Detik-detik Penyelamatan Tukang Bangungan Terjebak di Atas Gedung yang Terbakar Hebat

Foto yang dirilis oleh Departemen Informasi dan Hubungan Masyarakat (DIPR) Uttarakhand dan diambil pada tanggal 28 November 2023 ini, menunjukkan seorang pekerja konstruksi (kiri) berinteraksi dengan Menteri Utama Uttarakhand Pushkar Singh Dhami (kanan) setelah penyelamatannya dari dalam terowongan Silkyara yang sedang dalam tahap pembangunan selama operasi penyelamatan para pekerja yang terperangkap setelah sebuah bagian terowongan ambruk di distrik Uttarkashi di negara bagian Uttarakhand, India. Tim penyelamat India pada tanggal 28 November mulai mengeluarkan orang pertama dari 41 orang yang terjebak selama 17 hari di balik berton-ton tanah di dalam terowongan jalan Himalaya setelah operasi rekayasa maraton untuk membebaskan mereka.
Foto yang dirilis oleh Departemen Informasi dan Hubungan Masyarakat (DIPR) Uttarakhand dan diambil pada tanggal 28 November 2023 ini, menunjukkan seorang pekerja konstruksi (kiri) berinteraksi dengan Menteri Utama Uttarakhand Pushkar Singh Dhami (kanan) setelah penyelamatannya dari dalam terowongan Silkyara yang sedang dalam tahap pembangunan selama operasi penyelamatan para pekerja yang terperangkap setelah sebuah bagian terowongan ambruk di distrik Uttarkashi di negara bagian Uttarakhand, India. Tim penyelamat India pada tanggal 28 November mulai mengeluarkan orang pertama dari 41 orang yang terjebak selama 17 hari di balik berton-ton tanah di dalam terowongan jalan Himalaya setelah operasi rekayasa maraton untuk membebaskan mereka. (Departemen Informasi dan Hubungan Masyarakat (DIPR) Uttarakhand/AFP)

Sebanyak 41 pekerja yang telah terjebak selama 17 hari di terowongan India akhirnya berhasil diselamatkan pada Selasa (28/11/2023).

Dengan senyum berseri-seri, para pekerja yang berhasil diselamatkan ini disambut bak pahlawan.

Mereka berhasil dikeluarkan dari terowongan melalui pipa baja setinggi 57 meter dengan tandu yang secara khusus dilengkapi roda.

Para pekerja tersebut terjebak di terowongan yang sedang dalam proses pembangunan di negara bagian Uttarakhand, Himalaya itu sejak 12 November. Mereka terperangkap setelah sebagian terowongan runtuh. 

Sebelumnya, harapan untuk bisa menjangkau para pekerja itu sempat berulang kali pupus oleh puing-puing yang berjatuhan dan rusaknya beberapa mesin bor.

"Kami berterima kasih kepada Tuhan dan tim penyelamat yang bekerja keras untuk menyelamatkan mereka," kata Naiyer Ahmad, yang adik laki-lakinya, Sabah Ahmad, termasuk di antara para pekerja yang terperangkap.

Istri Sabah, Musarrat Jahan, mengaku sempat menunggu dengan putus asa ketika tim penyelamat mencoba mengeluarkan para pekerja India dari terowongan

"Kami sangat senang, tidak ada kata-kata yang dapat menjelaskannya," ucap Musarrat Jahan kepada AFP.

Setelah suaminya berhasil diselamatkan, ia merasa mendapatkan kehidupan baru.

"Tidak hanya suami saya yang mendapatkan kehidupan baru, kami juga mendapatkan kehidupan baru. Kami tidak akan pernah melupakannya," jelasnya.

Sekarang untuk merayakannya

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
IndiaterowonganNarendra Modi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved