Breaking News:

Berita Viral

Pusing dengan Terowongan Hamas yang Berkedalaman Puluhan Meter, Muncul Opsi Israel Banjiri Gaza

Militer Israel, IDF, dilaporkan tengah mempertimbangkan sejumlah opsi untuk mengatasi jaringan terowongan Hamas.

Editor: Dhimas Yanuar
AFP / MOHAMMED ABED
Bocah Palestina berjalan melalui terowongan yang digunakan militer selama latihan dalam eksebisi militer Hamas di Gaza pada Juli 2016. 

TRIBUNSTYLE.COM - Perang Hamas melawan Israel di Gaza, Palestina masih menjadi sorotan internasional.

Serangan darat hingga kini masih direncanakan Israel, bahkan berbagai perlawanan keras telah dilakukan oleh para pejuang Hamas.

Dikabarkan militer Israel, IDF, tengah mempertimbangkan sejumlah opsi untuk mengatasi perlawanan Hamas yang memiliki jaringan terowongan di bawah Gaza.

Gumpalan asap membumbung di atas gedung-gedung di Kota Gaza pada 7 Oktober 2023. saat serangan udara Israel menghantam gedung Palestine Tower. Sedikitnya 70 orang dilaporkan tewas di Israel, sementara pihak berwenang Gaza merilis jumlah korban tewas sebanyak 198 orang dalam eskalasi paling berdarah dalam konflik yang lebih luas sejak Mei 2021, dengan ratusan orang lainnya terluka di kedua belah pihak.
Gumpalan asap membumbung di atas gedung-gedung di Kota Gaza pada 7 Oktober 2023. saat serangan udara Israel menghantam gedung Palestine Tower. Sedikitnya 70 orang dilaporkan tewas di Israel, sementara pihak berwenang Gaza merilis jumlah korban tewas sebanyak 198 orang dalam eskalasi paling berdarah dalam konflik yang lebih luas sejak Mei 2021, dengan ratusan orang lainnya terluka di kedua belah pihak. (AFP/MAHMUD HAMS)

Seorang mantan komandan IDF, menyebut, karena beberapa terowongan di bawah Kota Gaza memiliki kedalaman puluhan meter, Israel kemungkinan tidak memiliki senjata khusus untuk menghancurkannya.

Opsi yang muncul untuk mengatasi hal itu, kata dia, adalah dengan membanjiri kota tersebut.

Pilihan membanjiri Gaza, disebutkan menjadi pilihan yang lebih murah bagi Israel ketimbang mengguyur ribuan peledak dan bom dalam rencana serangan darat yang tengah dimatangkan.

"Karena sebagian kota berpotensi berada di bawah permukaan laut, saluran dari laut dapat mengubah Gaza menjadi danau," kata mantan komandan IDF itu dilansir Sptnk.

Baca juga: PILU Satu Keluarga di Gaza, Berpencar agar Tak Tewas Bersama, Pakai Gelang Hindari Kuburan Massal

Menurut laporan terbaru jurnalis investigasi Seymour Hersh, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sedang mempertimbangkan untuk membanjiri Kota Gaza untuk menghancurkan jaringan terowongan Hamas yang digali di bawah kota tersebut.

“Seorang pejabat Amerika yang punya informasi mendalam mengatakan kepada saya kalau petinggi militer Israel diketahui sedang mempertimbangkan untuk membanjiri sistem terowongan Hamas yang luas sebelum mengirim pasukannya," kata Hersh.

"Banyak dari mereka (pasukan Israel) hanya menjalani pelatihan beberapa minggu dalam manuver dan koordinasi yang diperlukan untuk invasi tersebut. " tulis Hersh.

Dia mencatat, kalau Israel melakukan hal itu berarti “menghapuskan” peluang untuk membebaskan kembalinya sekitar 200 sandera Israel yang masih dalam tahanan Hamas.

Israel telah menggempur Jalur Gaza selama lebih dari dua minggu, sejak militan Hamas menerobos pagar perbatasan Gaza dan menyerbu beberapa desa Israel di dekat perbatasan, menewaskan lebih dari 1.300 orang.

Namun, balasan IDF jauh melampaui jumlah korban tewas di Israel, dengan hampir 6.000 orang tewas dan 1.000 lainnya hilang di reruntuhan Jalur Gaza.

Cara Lebih Murah dan Efektif

Menurut IDF, bombardemen Gaza tersebut merupakan persiapan untuk invasi darat mereka.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
HamasIsraelGazaPalestina
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved