Berita Viral
GEGER Pengantin Wanita Dipiting Bibi Pengantin Pria di Tengah Pernikahan, Alasannya Bikin Geram!
Pengantin wanita merasa marah ketika di hari istimewa dalam hidupnya, seseorang merampas amplopnya dan menjepit lehernya.
Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Amirul Muttaqin
Dia tidak menyangka orang tua akan bertindak seperti itu hanya karena sebuah amplop.
Namun, sebelum mempelai wanita selesai berbicara, dia didorong oleh beberapa anak laki-laki sambil berkata sambil berjalan: "Ini adalah adat setempat, jangan marah."
Pengantin wanita tidak dapat memahami alasan ini tetapi tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Hari ini adalah hari besarnya, jadi dia tidak boleh membuat masalah dengan kerabat suaminya hingga membuat penduduk desa tertawa.
Oleh karena itu, sang mempelai wanita memutuskan untuk tidak keluar dan berdebat lagi dengan bibinya.
Pengantin pria juga marah atas nama istrinya, tetapi karena bibinya lebih tua, dia harus membiarkan orang tuanya berbicara.
Namun satu hal yang pasti, bibi itu tidak akan meminta maaf kepada pengantin wanita.
Segera setelah gambar di atas dibagikan secara online, pernikahan ini mendapat perhatian besar dari komunitas online.
Memberi amplop merah dan merampas amplop merah adalah dua konsep yang sangat berbeda, mengubah sifat adat
secara total.
“Masalahnya bukan pada adatnya, tapi pada pihak yang sengaja memutarbalikkannya. Saya tidak mengerti apa yang dia pikirkan sehingga dia bisa bertindak begitu tidak sopan di hari besar orang lain."
“Sulit untuk menyalahkan keluarga mempelai pria karena jika mereka mengetahui hal ini mereka akan menghentikannya lebih cepat. Mereka juga takut berbicara dengan tetangganya.”
“Menyaksikan pemandangan ini, tidak heran mengapa semakin banyak gadis pedesaan yang tidak ingin menikah dan semakin banyak gadis yang tidak ingin menjadi pengiring pengantin karena takut akan adat istiadat yang menyimpang ini.”
"Saya tidak mengerti mengapa seseorang melakukan hal-hal ini dan kemudian menggunakan alasan 'kebiasaan' sebagai alasan."
Baca juga: Astaga Kodong! Selesai Ijab Kabul, Rumah Pengantin Mendadak Ambruk, Tamu Undangan Panik: Terjepit
Selain itu, banyak orang yang mau tidak mau mendiskusikan perilaku mempelai pria.
Beberapa orang berpendapat bahwa tidak diperbolehkan bagi pengantin pria untuk membiarkan hal ini terjadi pada pengantin wanita.
Itu rumah mempelai pria, dia harus mengendalikan semuanya daripada membiarkan istrinya dicekik di hari pernikahan.
Namun, banyak orang yang menyatakan simpati dan menganggap wajar jika sang pengantin pria bersikap seperti itu.
Bagaimanapun, itu adalah kebiasaan setempat dan dia sendiri tidak punya cara untuk mengubahnya.
(TribunStyle/ Amr)
Sumber: TribunStyle.com
Viral Pemuda di Jepang Pacari Wanita 83 Tahun, Tak Masalah Beda Usia Jauh, Terungkap Awal Mula Kenal |
![]() |
---|
Kisah Wanita Jepang Pilih Tinggal di Rumah Penuh Sampah Usai Suami Wafat, Padahal Aset Melimpah |
![]() |
---|
Momen Bahagia Annisa Pohan Quality Time Bareng Keluarga di Jepang, Penampilan Almira Buat Salfok |
![]() |
---|
Sama-sama Cerdas, Anak Kembar di China Raih Skor Identik saat Ujian Masuk Kampus, Ortunya Bangga |
![]() |
---|
Pesona Memed Brewog Dijuluki 'Thomas Alva Edi Sound', Pelopor Sound Horeg, Kantung Mata Bikin Salfok |
![]() |
---|