Breaking News:

Berita Viral

INNALILLAHI Syok Warga Cianjur Dini Hari Dengar Bayi Menangis di Kuburan, Nahas Nyawa Tak Tertolong

Penemuan bayi di permakaman umum, Ciparay, Cianjur, masih ada tali pusar, sempat menangis kemudian meninggal.

Editor: Dhimas Yanuar
Dok Sekretaris Desa Selagedang
Penemuan bayi di permakaman umum, Ciparay, Cianjur, masih ada tali pusar. 

Bayi itu pun langsung menangis dengan posisi kepalanya yang masih mengambang di atas permukaan air.

Setelahnya, pelaku berkali-kali menyiram wajah sang bayi dengan air yang ada di dalam ember tersebut.

Tak lama kemudian, pelaku terlihat menenggelamkan bayi itu hingga kepala sang anak berada di dasar ember.

Pelaku diduga depresi

Setelah mendatangi rumah pelaku dan melakukan percakapan, Lia menduga ibu dari bayi itu mengalami baby blues syndrome.

"Jadi itu kemarin kita sudah datang ke sana ketemu ibunya. Terus kita tanya-tanya memang dia mengalami sindrom baby blues dan ada sedikit depresi," jelasnya.

Diketahui, pelaku memiliki tiga anak yang masih berusia balita.

Sehingga pelaku merasa kebingungan untuk mengurusnya dan berakibat stres.

"Dia bilang, si ibunya itu bilang, itu awalnya bercanda. Tapi kemarin kita sudah sampaikan, itu bisa menyebabkan kematian."

"Jadi kemarin ibunya cerita bahwa dia mengalami depresi, stres, mengalami kebingungan pada saat dia harus merawat tiga anaknya tersebut," ujarnya.

Keluarga terkejut

Melansir TribunJakarta.com, adapun kekerasan yang dilakukan A terhadap anaknya tanpa sepengetahuan sang suami.

Dugaan penyiksaan itu terjadi pada awal Oktober 2023.

"Suaminya enggak tahu," kata Lia.

Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan orangtua pelaku yang sebelumnya juga tidak mengetahui perbuatan putrinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Tags:
berita viral hari inibayiCianjur
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved