Berita Kriminal
KETERLALUAN Aksi Pria Tendang hingga Pukuli Pacar di Kafe, Kepala Korban Berdarah, Bibir Robek
Detik-detik pria tega menganiaya pacarnya di sebuah kafe di Sragen, Jawa Tengah. Korban ditendang dan dipukuli hingga alami beberapa luka di tubuh.
Editor: Putri Asti
TRIBUNSTYLE.COM - Tega nian aksi pria di Sragen, menganiaya pacarnya sendiri di depan umum.
Dengan kerasnya, wanita malang itu ditendang hingga dipukuli menuju keluar kafe.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.
Seperti apa kronologi kejadiannya?
Viral video seorang perempuan di Sragen dipukul hingga ditendang oleh seorang pria yang diketahui pacarnya sendiri.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun instagram jelajah.sragen pada Rabu (27/9/2023).
Baca juga: Ngakunya Bujang, Gadis Ini Syok Pacarnya Ternyata Duda, Tolak Ajakan Nikah, Malah Dibikin Sengsara
Dalam unggahan tersebut terdapat sebuah video rekaman CCTV berdurasi 1 menit 29 detik yang tertanggal 24 September 2023 sekira pukul 21.59 WIB.
Di video tersebut terlihat seorang pria dengan memakai kemeja berwarna abu-abu dan celana pendek warna kuning masuk ke dalam kafe.
Pria tersebut lantas menemui seorang perempuan berbaju merah muda yang tengah duduk di dalam kafe, lalu menarik-narik tangannya.
Kemudian, pria tersebut menendang-nendang perempuan tersebut menuju keluar kafe.
Setelah itu, pria tersebut tanpa ragu memukul dengan tangan kosong beberapa kali, mencekik leher perempuan tersebut.
Pria tersebut juga menendang perempuan tersebut hingga terjatuh.
Kemudian, nampak beberapa orang yang berada di halaman kafe nampak melerai perkelahian tersebut.
Unggahan tersebut sudah ditonton sebanyak 32.000 kali dan terdapat komentar sebanyak 235 kali.
Dalam unggahan tersebut, juga terdapat keterangan sebagai berikut :
'Jangan kasar sama perempuan ya lurr.. apalagi sampai mukul.
Perempuan itu dibesarkan dengan susah payah & penuh cinta oleh Ayahnya, siapapun tidak boleh menyakiti, apalagi cuma pacarnya.
Kronologi:
Video kiriman dari followers..
Perempuan ini mengaku menjadi korban penganiayaan oleh pacarnya sendiri di sebuah Coffee Shop di Sragen.
Korban ditarik, dicekik, dipukul & ditendang hingga jatuh, korban mengalami luka pada bibir, perut, dan kepala bagian belakang berdarah.
Baca juga: ASTAGFIRULLAH Seorang Anggota DPRD Takalar Diduga Aniaya Pacar Sampai Babak Belur di Tebet
Menurut pengakuan korban, kejadian tersebut terjadi pada 17 & 24 September (lihat CCTV).
Pada tanggal 17 September, menurut pengakuan korban saat berada dirumah juga mengalami penganiayaan tapi tidak terekam cctv.
Saat ini kasus tersebut sudah dilapokan ke polressragen pada tanggal 25 September 2023.
Korban berharap pelaku bisa segera diproses.
Sender: Iren Junita S.
Setelah ditelusuri, pengirim video tersebut yakni Iren Junita tidak lain adalah perempuan yang terdapat di video tersebut.
Ditemui TribunSolo.com, Iren membenarkan bahwa yang terdapat di video tersebut adalah dirinya.
Baca juga: YA ALLAH Polisi di Grobogan Aniaya Remaja, Dekatkan Telinga Korban ke Knalpot, Pendengaran Terganggu
Dan pria yang melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya benar pacarnya sendiri.
"Iya benar itu saya, dia (pelaku) pacar, saya pacaran dari 27 November 2022," ujarnya kepada TribunSolo.com, Kamis (28/9/2023).
"Dipukul berkali-kali tanggal 24 September itu, dia kayak kesurupan, saya sampai diinjak-injak, benar-benar kayak menghajar, tahu orang di massa kan? ya itu, kayak orang di massa," sambungnya.
Iren pun mengalami luka-luka lebam di lengan, dada, paha, kepala, hingga bibir berdarah.
Kasus Lainnya - CEMBURU Padahal Bukan Pacar, Pria Bunuh Teman Kencan di Vila Bandung, Pelaku Usaha Bikin Mayat Wangi
Kasus penemuan mayat wanita di sebuah vila kawasan Pangalengan, Bandung menemui titik terang.
Korban adalah Nenden, wanita yang ternyata dibunuh teman kencannya, Ade Jamaludin.
Ade Jamaludin membenturkan tabung gas elpiji ke kepala Nenden, ia juga sempat menyemprotkan parfum ke mayat korban.
Ya, Nenden, perempuan muda berusia 21 tahun ditemukan tewas di salah satu vila yang berada di Pangalengan, Kabupaten Bandung pada Selasa (26/9/2023).
Keberadaan mayat Nenden diketahui saat petugas hotel mendatangi kamar pada Selasa pukul 14.00 WIB.
Mereka melakukan pengecekan karena penghuni kamar tak kunjung chek out.
Baca juga: FAKTA Mayat Wanita Berseragam Pramuka, Dibunuh saat Kencan Pertama, Pelaku Takut Maskernya Dibuka
Menurut keterangan petugas hotel, kamar tersebut disewa perempuan dan laki-laki yang check in pada Minggu (24/9/2023).
Saat dicek, petugas menemukan mayat perempuan di bawah kasur.
Kapolresta Bandung Kusworo Wibowo mengatakan mayat korban disembunyikan di bawah kasur sehingga tak terlihat dari luar.
"Jadi posisinya adalah kasurnya diangkat terlebih dahulu, kemudian ditaruh korban di bawah kasur, terus kasurnya diturunkan. Sehingga tidak terlihat ada jenazah didalam kamar," ujar dia, Rabu (27/9/2023).
Dari hasil penyelidiikan polisi, Nenden tewas dibunuh pasangan kencannya yakni Ade Jamaludin (22).
Dari hasil penyelidikan polisi, Ade Jamaludin kabur ke Kabupaten Sumedang usai membunuh Nenden.
Ia pun berhasil ditangkap oleh petugas kepolisian.
Di hadapan polisi, Ade mengaku awalnya hanya ingin bertemu dengan korban yang baru dua minggu ia kenal.
Namun saat bertemu, korban mengaku sakit kepala.
Merasa khawatir, Ade pun mencari penginapan.
Baca juga: INNALILLAHI Misteri Penemuan Mayat di Pinggir Ciliwung, Jasad Memar hingga Lehernya Terjerat Tali
"Saya baru kenal dua minggu. Tadinya gak niat buat nyewa kamar. Cuma pengen main aja ke Pangalengan. Dia ngeluh sakit kepala, jadi saya cari penginapan," katanya di Mapolresta Bandung, Rabu (27/9/2023).
Mesti terbilang baru saling kenal, Ade mengatakan sudah menaruh perasaan pada korban.
"Emang belum pacaran.
Tapi saya menaruh perasaan lebih," ungkapnya.
Menurut Ade, saat menginap di vila, ia dan korban sempat melakukan hubungan intim.
Namun ia terbakar emosi saat melihat korban saling berbalas pesan singkat dengan dengan seorang pria usai berhubungan intim dengannya.
"Iya sempat berhubungan badan. Terus saya lihat dia chat laki-laki lain. Namanya beda, pokoknya saya lihat ada simbol love," tuturnya.
Saat menghabisi nyawa Nenden, Ade mengaku tak terpengaruh efek minuman keras.
Aksi tersebut murni dilatarbelakangi rasa cemburu.
Baca juga: Berawal Bau Menyengat, Warga di Kudus Temukan Mayat Pria Dalam Sumur: Tubuh Kaku, Kulit Terkelupas
Ade pun membenarkan dirinya menghabisi nyawa korban dengan membenturkan tabung gas ke kepala korban.
"Enggak pengaruh minuman keras. Tabung gas ada tersedia di kamar," ujar dia.
Ade mengaku panik usai membunuh teman kencannya.
Untuk mengelabui petugas vila, ia pun membungkus mayat korban dengan plastik dan menyimpannya di bawah kasur.
"Ya betul, diumpetin di bawah kasur karena panik aja biar enggak ketahuan, kemudian di bungkus pakai plastik," kata Ade.
Tak hanya itu, Ade juga sempat menyemprotkan minyak wangi ke jasad korban agar tak tercium bau busuk.
"Jadi jenazahnya sempat saya semprot minyak wangi punya saya. Biar gak bau busuk," pungkasnya.
Sementara itu Kapolresta Bandung Kusworo Wibowo membenarkan pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara mendorongnya ke lantai dan memukul kepalanya dengan tabung gas 3 kilogram.
"Adapun modus penganiayaannya adalah korban didorong oleh tersangka ke lantai yang mengakibatkan kepalanya terbentur.
Kemudian tersangka mengambil tabung gas yang dihantamkan kepada kepala korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia," tutur dia.
Baca juga: PENEMUAN 4 Mayat Tanpa Kepala di Pantai Lampung, Tak Ada Tanda Kekerasan hingga Ciri-ciri Jasad
Aksi pelaku dipicu rasa cemburu.
Saat berdua di vila, pelaku menemukan korban sedang berbalas pesan singkat dengan laki-laki lain.
"Pada saat setelah berhubungan, korban yaitu seorang perempuan melakukan chat kepada seorang laki-laki lain.
Kemudian membuat tersangka cemburu, sehingga melakukan penganiayaan kepada korban," beber dia.
Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal berlapis.
Yakni Pasal 338 KUHP, dilapisi Pasal penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia yaitu Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
(Kompas.com/Elgana Mubarokah)
Diolah dari artikel TribunSolo.com dan Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Pria-menendang-hingga-pukuli-pacarnya.jpg)