Breaking News:

Berita Kriminal

SEBELUM Tewas Dibunuh, Mega 3 Tahun Kumpulkan Bukti Suami KDRT Tapi Laporan Malah Disetop Polisi

PILUNYA nasib Mega Suryani, 3 tahun kumpulkan bukti suami KDRT, tapi malah laporannya disetop polisi, kini tewas di tangan suaminya.

TribunSumsel.com
PILUNYA nasib Mega Suryani, 3 tahun kumpulkan bukti suami KDRT, tapi malah laporannya disetop polisi, kini tewas di tangan suaminya. 

TRIBUNSTYLE.COM - PILUNYA nasib Mega Suryani, 3 tahun kumpulkan bukti suami KDRT, tapi malah laporannya disetop polisi, kini tewas di tangan suaminya.

Ternyata Mega Suryani Dewi sempat melaporkan kasus KDRT suaminya kepada polisi.

Mega Suryani bahkan telah mengumpulkan bukti-bukti KDRT dari suaminya selama tiga tahun.

Namun sayangnya, polisi justru menghentikan laporan Mega Suryani Dewi.

Kini Mega pun harus meregang nyawa di tangan sang suami, Nando pada Kamis, (7/9/2023) malam di rumah kontrakannya di Jalan Cikedokan, RT01/RW04, Kampung Cikedokan, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Bekasi.

Adapun jasad Mega ditemukan pada Sabtu (9/9/2023) oleh ibu kandungnya sendiri.

Kini, keluarga Mega menyayangkan tindakan polisi yang dinilai lambat menangani kasus KDRT yang dialami korban.

Pasalnya, Mega Suryani memang sering mendapat perlakuan kasar dari Nando.

Curhat Istri Sebelum Dibunuh Sang Suami di Depan Anak-anaknya di Bekasi, Takut Tinggalkan Buah Hati
Curhat Istri Sebelum Dibunuh Sang Suami di Depan Anak-anaknya di Bekasi, Takut Tinggalkan Buah Hati ((Tribunbekasi.com/ Muhammad Azzam))

Baca juga: NASIB Pilu Ibu Tewas Dibunuh Suami di Bekasi, Sempat Laporkan Kasus KDRT Tapi Berhenti Karena Anak

Adapun alasan polisi, lantaran laporan KDRT tersebut disangkal oleh pelaku.

Hingga akhirnya laporan tersebut disetop oleh polisi.

"Cuma dari pihak pelaku menyangkal dan (polisi) memutuskan buat disetop," ujar Deden kakak dari Mega, dilansir dari Tribunjakarta.com Senin (11/9/2023).

Deden mengungkap penyesalanya soal nando yang bebas dari jerat hukum hingga akhirnya membuat nyawa sang adik melayang.

Padahal, kata Deden Mega sudah melakukan visum.

Bukti-bukti tersebut dikumpulkan korban diam-diam selama tiga tahun terakhir.

Seiring berjalannya waktu, kata Deden, polisi kemudian mengonfirmasi laporan tersebut kepada pasutri tersebut, apakah ingin diteruskan atau menempuh jalur damai.

Pemilik kontrakan akhirnya bongkar
Pemilik kontrakan akhirnya bongkar tabiat Nando sebelum bunuh Istri.
Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Tags:
KDRTpolisiBekasiberita viral hari ini
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved