Berita Viral
Menggantung di Tebing, Toko Ini Jadi Langganan Para Pemanjat yang Beristirahat, Bagaimana Jualannya?
Toko berbentuk kotak kayu kecil ini menggantung di sisi gunung, menyediakan minuman untuk para pendaki yang beristirahat sejenak di tengah pendakian.
Editor: Amirul Muttaqin
Terlihat berjajar-jajar dan dimasukan dalam kardus warna merah muda, memperlihatkan dua model pria wanita pada kemasan.
Tepat dibelakang dagangan lipsticks, ditemukan dagangan petasan merek Rusa Kentjana.

"Setelah dibuka barangnya masih utuh dan kemasannya tertulis 1980an," bunyi tulisan tersebut.
" Seperti menemukan mesin waktu," tambahnya seolah kagum dengan penemuan barang-barang jaman dulu itu.
Ada barang yang sangat menarik juga, yang mungkin sudah jarang di jaman sekarang ini.
Yakni, dua kantong plastik berisi benda padat berwarna biru laut.
Ternyata benda biru laut itu adalah Blue atau orang lokal Indonesia menyebutnya Blau.
Dulu saat generasi 90-an masih sekolah SD, orang tua sering kali mencuci seragam sekolah putih dengan mencampurkan Blau ini.

Sehingga warna putih tidak akan kekuningan melainkan kebiru-biruan cerah seperti baru.
Namun ada kegunaan lain dari 'sabun cuci' unik bernama Blau ini.
Menurut sebagian netizen, orangtua mereka menggunakan Blau untuk mengobati sakit gondongan.
Blau tersebut dihancurkan hingga menjadi bubuk dan kemudian dituangkan air ke atasnya.
Setelah tercampur rata, Blau kemudian dioleskan pada area leher yang mengalami gondongan.
Kemanjuran dari pengobatan ini harus dicek kembali ya.
(KOMPAS.com/ Tito Hilmawan Reditya) (TribunStyle.com/MNL)
Diolah dari artikel di KOMPAS.com
Sumber: Kompas.com
Viral Pemuda di Jepang Pacari Wanita 83 Tahun, Tak Masalah Beda Usia Jauh, Terungkap Awal Mula Kenal |
![]() |
---|
Kisah Wanita Jepang Pilih Tinggal di Rumah Penuh Sampah Usai Suami Wafat, Padahal Aset Melimpah |
![]() |
---|
Momen Bahagia Annisa Pohan Quality Time Bareng Keluarga di Jepang, Penampilan Almira Buat Salfok |
![]() |
---|
Sama-sama Cerdas, Anak Kembar di China Raih Skor Identik saat Ujian Masuk Kampus, Ortunya Bangga |
![]() |
---|
Pesona Memed Brewog Dijuluki 'Thomas Alva Edi Sound', Pelopor Sound Horeg, Kantung Mata Bikin Salfok |
![]() |
---|