Breaking News:

Berita Viral

SWEET! Diprotes Putrinya Menegur dengan Suara Kencang, Ayah Sabar Dengar Keluhan, 'Minta Maaf ya'

Viral di media sosial momen anak perempuan protes pada ayahnya lantaran diperingatkan dengan suara kencang, reaksi sang ayah banjir pujian.

TikTok
Momen anak protes pada ayah lantaran diingatkan dengan suara kencang. Reaksi adem sang ayah banjir pujian. 

Soal matematika kelas 2 terjadi 2 tahun lalu, namun baru-baru ini, pada kesempatan tahun ajaran baru, terus menimbulkan kehebohan di jejaring sosial.

Oleh karena itu, seorang pengguna internet China membagikan soal matematika kelas 2 SD ini, menyebabkan banyak orang berdebat sengit.

Baca juga: Siswa SMA Tusuk Teman Sekelas Diduga karena Dibully, Ayah Korban Telusuri Riwayat Chat: Tidak Ada

Ilustrasi anak belajar.
Ilustrasi anak belajar. (Eva.vn)

Soal mengatakan “ Dalam kegiatan Hari Pramuka di sekolah, setiap sekolah akan menyusun 4 tim siswa untuk berpartisipasi, setiap tim dibagi menjadi 3 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 6 orang”. Pertanyaannya adalah " berapa banyak orang di setiap tim?"

Anak itu mengerjakan soal matematika ini sebagai berikut:
3 kelompok x 6 orang = 18 orang.
Jawab: 18 orang.

Sementara banyak orang setuju dengan jawaban siswa ini, guru siswa tersebut mencoret jawabannya.

Semua orang membaca dan membaca ulang soal matematika dan memastikan bahwa 18 orang adalah hasil yang benar, tetapi entah bagaimana gurunya menyatakan salah.

Kali ini orang tua sang anak menjelaskan bahwa dia juga setuju dengan semua orang bahwa hasilnya mirip dengan siswa kelas 2 tersebut.

Jadi ibu itu menanyakan pada guru anaknya apakah ada kesalahan di sini.

Namun, penjelasan guru tersebut membuat sang ibu mengagumi perkataannya.

Baca juga: Siswa SMA Tusuk Teman Sekelas Diduga karena Dibully, Ayah Korban Telusuri Riwayat Chat: Tidak Ada

Kata guru pertanyaan masalahnya adalah berapa banyak "orang" di setiap tim?

Maka siswa harus menetapkan matematika sebagai "6 Orang x 3 Kelompok = 18 orang" di setiap tim menjadi benar.

Sehingga dalam penghitungannya menjadi 3+3+3+3+3+3 bukan 6+6+6.

Konsep ini sama halnya dengan aturan pemakaian suatu obat, biasanya ditulis 3x1 tablet sehari. Ini menunjukkan bahwa obat itu tidak diminum 3 tablet sekaligus, melainkan 1 tablet setiap kali minum sebanyak 3 kali (pagi/siang/sore).

Walaupun memberikan hasil yang benar, namun cara kerja siswa tersebut salah, sehingga guru tetap melakukan evaluasi.

Guru menambahkan bahwa ketika menanyakan jumlah ORANG di setiap tim, "pengganda depan" harus 6 terlebih dahulu (orang) dan "pengganda belakang" 3 (kelompok) setelahnya.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 3/4
Tags:
ayahanakTikTok
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved