Berita Viral
Makanan Pesanannya Tak Sesuai Iklan, Pria Ini Tuntut Restoran Rp75,8 Miliar: Ini Penipuan!
Frank Siragusa menggugat uang Rp75,8 miliar ke perusahaan rantai makanan Taco Bell karena mendapat isian makanan yang tak sesuai iklan.
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Merasa ditipu iklan, pria ini langsung mengajukan gugatan terhadap restoran tempat dia membeli makanan.
Dia mendapati makanan pesanannya tidak sama seperti yang tertera pada iklan, isian daging sapi dan kacang hanya setengah.
Tak tanggung-tanggung, pria itu menuntut uang Rp75,8 miliar karena merasa tertipu.
Seperti apa kisah lengkapnya?
Baca juga: BUKANNYA Tawarkan Minum, Kasir Kafe di Samarinda Ini Punya Menu Prostitusi, Satu Malam Rp 2,6 Juta
Pria di New York, Amerika Serikat (AS), bernama Frank Siragusa menggugat perusahaan rantai makanan Taco Bell karena mendapat isian makanan yang tak sesuai iklan.
Siragusa mengeklaim, Pizza Meksiko yang dibelinya pada September 2022 hanya berisi kira-kira setengah daging sapi dan kacang dibandingkan yang ditampilkan iklan.
Penggugat tidak akan membayar harga 5,49 dollar AS (Rp 83.250) seandainya mengetahui hal ini, bunyi gugatan di Eastern District New York pada Senin (31/7/2023).
Frank Siragusa kemudian mengajukan tuntutan di atas 5 juta dollar AS (Rp 75,8 miliar) dari perusahaan Taco Bell atas praktik perdagangan yang dia anggap tidak adil dan menipu.
Pizza Meksiko diiklankan berisi daging sapi berbumbu dan kacang refried di antara dua cangkang pizza dengan saus, keju, dan tomat di atasnya, bisa juga ditambahi guacamole dan ayam.
Siragusa mengajukan gugatan atas nama dirinya dan pelanggan lain yang sama kecewanya dengan makanan Taco Bell, termasuk Crunchwraps yang populer.
Gugatannya menyandingkan foto makanan dari situs Taco Bell dengan foto makanan yang diterima pelanggan.
Foto di iklan restoran menunjukkan daging, keju, dan salad berwarna cerah keluar dari taco yang dikemas rapat, tetapi foto pelanggan memperlihatkan warna makanan yang kusam dan terlihat lemas.
Gugatan mengeklaim bahwa iklan Taco Bell tidak adil dan merugikan konsumen secara finansial, karena menerima produk yang nilainya secara material lebih rendah dari yang dijanjikan.
"Tindakan Taco Bell sangat memprihatinkan saat ini karena inflasi, makanan, serta harga daging sangat tinggi, dan banyak konsumen--terutama berpenghasilan rendah--kesulitan secara finansial," tambahnya, dikutip dari kantor berita AFP.
Gugatan turut mencantumkan tautan ke artikel media yang membuat klaim serupa tentang porsi Taco Bell.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-salah-satu-menu-di-taco-bell-2.jpg)