Breaking News:

Berita Viral

MAHAL! Kotak Pensil Anaknya Hilang di Sekolah, Orang Tua Malah Minta Guru Ganti Rugi: Salah Sendiri

Orang tua di Malaysia ini dihujat gegara meminta ganti rugi kepada guru atas hilangnya kotak pensil anaknya.

Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Amirul Muttaqin
123RF via World of Buzz
Ilustrasi kotak pensil, pensil warna. 

Kisah Lainnya - Perjuangan Guru Disabilitas di Tasikmalaya, Setiap Hari Ngajar Pakai Kruk Selama 8 Tahun

Kisah perjuangan seorang guru honorer bernama Agus Taryono.

Agus Taryono merupakan guru penyandang disibalitas.

Ia telah mengabdi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Nurul Anwar selama 8 tahun.

Meski saat mengajar harus menggunakan penyangga kaki waktu berjalan atau kruk , guru honorer bernama Agus Taryono ini tetap selalu bersemangat setiap harinya.

Mengabdi selama 8 tahun di dunia pendidikan dengan kondisi tersebut, Agus mengaku tidak merasa terganggu sedikit pun.

Agus Taryono menyebutkan bahwa menjadi penyandang disabilitas yang membuatnya harus berjalan menggunakan kruk, sudah ia alami sejak kecil.

Foto Agus Taryono, guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Nurul Anwar, Kabupaten Tasikmalaya. Ia tampak selalu bersemangat membagikan ilmunya setiap hari meski dalam kondisi kekurangan fisik.
Foto Agus Taryono, guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Nurul Anwar, Kabupaten Tasikmalaya. Ia tampak selalu bersemangat membagikan ilmunya setiap hari meski dalam kondisi kekurangan fisik. (istimewa)

"Sejak kecil saya tidak bisa berdiri dengan normal karena kondisi kaki saya tidak sempurna," ujar Agus Taryono kepada TribunPriangan.com pada Minggu (2/7/2023).

Oleh sebab itu, dalam melakukan aktivitas kesehariannya, ia selalu menggunakan kruk.

Agus mengaku bahwa dengan kondisi fisik kakinya yang terbatas, ia sering menerima cibiran. 

Namun ia tidak pernah mau menghiraukannya.

“Biar saja orang-orang mencibir, saya tidak menghiraukan. Kondisi seperti ini kan bukan mau kita, tapi kehendak Yang Maha Kuasa,” terang Agus.

Selama 8 tahun mengajar, Agus punu tak pernah mengenal kata lelah apalagi menyerah.

Namun ia selalu berharap dengan satu hal.

Ia memiliki harapan supaya diangkat menjadi Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Cuma itu harapan saya, mudah-mudahan bisa diangkat menjadi PPPK, supaya bisa mengubah nasib saya," kata Agus.

(TribunStyle/ Amr) (TribunJabar.id/Aldi M Perdana)

Baca artikel lainnya terkait berita viral

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Malaysiaguru
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved