Berita Viral
GURU Ini Dicap Sebagai yang Terburuk Sedunia, Terlalu Sering Libur & Ogah Kerja, Tetap Dapat Gaji
Simak kisah seorang guru yang terlalu sering meminta libur dan bekerja, tak becus selama 24 tahun mengajar, tapi tetap dapat gaji, kok bisa?
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Ika Putri Bramasti
TRIBUNSTYLE.COM - Pekerjaan memang seringkali dianggap membosankan, dan tentu membuat para pekerja ingin segera libur.
Seperti yang dirasakan oleh guru ini, dia berhasil mendapatkan libur panjang setiap tahun selama 24 tahun mengajar.
Bahkan dia juga mendapat gaji dari pemerintah meski disebut tak becus dalam mengajar dan dicap sebagai guru terburuk sedunia.
Kok bisa ya?
Setelah dua dekade lebih menghindari tanggung jawab mengajarnya, seorang guru dari Italia, Cinzina Paolina De Lio harus mempertanggungjawabkan perilakunya.
Selama 24 tahun ini sebagai guru, De Lio selalu bisa membuat alasan agar tidak mengajar murid-muridnya.
De Lio bahkan mendapatkan reputasi sebagai guru terburuk di Italia dan mungkin di dunia karena seringnya dia mengambil cuti.
Bahkan oknum guru ini sering mengabaikan murid-muridnya.
Baca juga: AKHIR Kasus Viral Kakek Nenek Minta Cuti Naik Haji Malah Diberi Surat Pensiun: Sudah Dicabut
Apalagi saat tiba di kelas, dia bisa langsung pergi begitu saja, dan bahkan jika mengajar disebut tak memiliki rencana dan tanpa persiapan.
Suatu ketika bahkan dia mengaku melupakan buku pelajarannya dan tak kembali.
Hingga akhirnya, di tahun 2023 ini murid-murid itu marah karena De Lio tak pernah masuk mengajar.
Para murid akhirnya membuat protes dan mogok belajar karena De Lio.
De Lio bahkan kedapatan mengirim WhatsApp saat ujian lisan dan memberikan feedback yang tak masuk akal.
Puncaknya ketika beberapa minggu lalu De Lio dipecat dari profesi guru.
Mahkamah Agung Italia menggambarkan kejadian ini sebagai "secara permanen dipecat" dan De Lio dianggap tak bisa bekerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/simak-kisah-seorang-guru-yang-terlalu-sering-meminta-libur-dan-bekerja1.jpg)