Berita Krininal
MERINDING Tangan Putus Ditebas Parang, Pilu 2 Warga Takalar Jadi Korban Panah, Begini Kronologinya
Soni dan Rahmatullah, dua warga kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Makassar jadi korban salah sasaran oleh pemuda lain, Suandi (24).
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Soni dan Rahmatullah, dua warga kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Makassar jadi korban salah sasaran oleh pemuda lain, Suandi (24).
Korban Soni langsung dipanah (busur) oleh Suandi hingga mengenai dada dan paha kirinya.
Sedangkan Rahmatullah ditebas parang oleh pelaku hingga yangan kirinya putus.
Lantas apa motif dan bagaimana kondisi kedua korban kini?
Baca juga: AIB Diumbar Korban, Rihana Rihani Ancam Balik Para Klien, Tebar Janji Kembalikan Uang, 75 Persen
Kasat Resmob Polda Sulsel, Kompol Dharma Negara yang dikonfirmasi, Sabtu (11/6/2023) mengatakan, kasus pembusuran dan pemarangan kedua korban terjadi pada 13 Maret 2023 sekitar pukul 24.30 Wita. Di mana kedua korban jadi salah sasaran.
"Kedua korban mengendarai motor di Kelurahan Barombong, tiba-tiba diadang oleh pelaku. Korban Soni dibusur hingga mengenai dada dan paha sebelah kirinya. Sedangkan korban Rahmatullah ditebas parang hingga tangan kirinya putus," katanya.
Dharma mengungkapkan, pelaku sempat kabur ke Papua sebelum ditangkap sepulang kembali di Makassar. Pelaku ditangkap di tempat persembunyian berikutnya di Jl Moh Tahir, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
"Pelaku sempat melarikan diri ke Papua dan kembali ke Sulsel karena bulan depan ingin melangsungkan pernikahan," ungkapnya.
Dhama menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan bersama anggota Polsekta Tamalate mendapat informasi bahwa pelaku berada di Jl Moh Tahir, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Anggota pun bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku.
Saat dilakukan pencarian barang bukti parang yang telah dibuang ke Sungai Jeneberang dari jembatan Barombong, lanjut Dharma, pelaku berusaha melarikan diri.
Polisi sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali, tapi tidak diindahkan oleh pelaku.
"Polisi pun terpaksa mengarahkan tembakan ke kaki pelaku dan mengenai betis sebelah kirinya. Selanjutnya, pelaku dibawa ke RS Bhayangkara guna mendapatkan pertolongan tim medis," ungkapnya.
Dharma menambahkan, pelaku kini telah diamankan di markas Polsekta Tamalate setelah mendapatkan perawatan tim medis.
"Pelaku telah mengakui perbuatannya membusur korban Soni dan menebas tangan korban Rahmatullah," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/penganiayaan-satu-orang.jpg)