Breaking News:

Berita Viral

Bocah Perempuan Selamat dari Kecelakaan Maut di Semarang, Terhimpit Dump Truk, Evakuasi 3 Jam

Dramastis! bocah perempuan selamat dari kecelakaan maut di Semarang, terhimpit dump truk, proses evakuasi berlangsung 3 jam.

Rahdyan Trijoko P
Dramastis! bocah perempuan selamat dari kecelakaan maut di Semarang, terhimpit dump truk, proses evakuasi berlangsung 3 jam. 

TRIBUNSTYLE.COM - Dramastis! bocah perempuan selamat dari kecelakaan maut di Semarang, terhimpit dump truk, proses evakuasi berlangsung 3 jam.

Kecelakaan maut telah terjadi di Jalan Prof Hamka Ngaliyan Semarang, Rabu (7/6/2023).

Salah satu korban kecelakaan adalah bocah perempuan yang terhimpit bak dump truk.

Bocah tersebut akhirnya berhasil diselamatkan setelah evakuasi yang berlangsung dramatis.

Bagaimana kronologinya?

Bocah itu berada di kabin mobil Agya H1240FW yang tertimpa bak truk H1891DG.

Dua alat berat eskavator dikerahkan untuk mengangkat bak truk agar bisa meloloskan bocah itu.

Proses evakuasi kecelakaan maut melibatkan truk Hino pengangkut tanah H1891DG yang  menimpa mobil Agya H1240FW di Jalan Prof Hamka Ngaliyan Semarang, Rabu (7/6/2023)
Proses evakuasi kecelakaan maut melibatkan truk Hino pengangkut tanah H1891DG yang menimpa mobil Agya H1240FW di Jalan Prof Hamka Ngaliyan Semarang, Rabu (7/6/2023) (Rahdyan Trijoko P)

Baca juga: INNALILLAHI, Pelajar SMK Tewas Kecelakaan di Bandung, Diduga Bersenggolan dengan Kendaraan Lain

Bocah itu berhasil diselamatkan sekitar pukul 15.37 dan langsung dimasukkan ke dalam mobil ambulans.

Suara sorakan terdengar saat tim rescue berhasil menyelamatkan bocah itu. 

Kepala Kantor Sar Semarang, Heru Suhartanto menuturkan bocah itu berada di dalam kabin mobil dalam keadaan tertelungkup. 

Saat dilakukan penyelamatan bak truk yang menimpa mobil Agya berhasil ditahan mesin mobil.

Kecelakaan dump truk Hino vs Agya di Semarang
Kecelakaan dump truk Hino vs Agya di Semarang (Tribun Jateng)

"Posisinya tertelungkup, dashboard mobil masih utuh. Untung masih ada mesin mobil yang menahan jatuhnya dump truk," jelasnya.

Dikatakannya kondisi anak tersebut masih dalam keadaan stabil.

Sang anak masih bisa memanggil nama orang tuanya.

"Karena masih memanggil kita kasih semangat," ujarnya.

Heru mengatakan proses evakuasi berlangsung  sekitar pukul 12.00.

Proses evakuasi berjalan sekitar tiga jam.

"Evakuasi terakhir menggunakan eskavator kurang lebih 30 hingga 40 menit.

Jadi saat bak truk ngangkat kami tahan agar tidak ambruk," imbuhnya.

Menurut Heru, proses evakuasi terkendala ruang yang sempit.

Bocah itu berhasil diselamatkan karena tertahan mesin mobil.

"Jadi posisinya tertelungkup ditahan mesin mobil," ujarnya.

Pada proses evakuasi itu, dua orang meninggal dunia.

Posisinya berada di dalam kabin mobil.

"Kondisi meninggal dunia dan masih bisa kami evakuasi," tutur dia.

Berdasarkan data yang diperoleh tribunjateng.com jumlah penumpang  mobil yang menjadi korban kecelakaan maut 4 orang.

Dua diantaranya meninggal dunia yakni berinisial YE, dan T.

Sementara korban selamat berjumlah dua orang berinisial MD, dan YU. Dua korban selamat ini anak dari T. 

INNALILLAHI! Kecelakaan Maut di Jalan Sukabumi-Cianjur, Pemotor Jatuh, Terseret Bus 5 Meter, Tewas!

INNALILLAHI, kecelakaan tragis di jalan Sukabumi-Cianjur, pengendara motor tewas jatuh lalu terseret bus 5 meter.

Kecelakaan telah terjadi di Jalan Nasional Sukabumi-Cianjur tepatnya di Kampung Cipetir, Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Selasa (06/06/2023).

Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Kecelakaan tersebut menewaskan pengendara motor setelah terseret bus sejauh 5 meter.

Bagaimana kronologinya?

Kecelakaan lalulintas menewaskan pengendara motor di jalan nasional Sukabumi - Cianjur tepatnya di Kampung Cipetir, Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Selasa (06/06/2023).
Kecelakaan lalulintas menewaskan pengendara motor di jalan nasional Sukabumi - Cianjur tepatnya di Kampung Cipetir, Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Selasa (06/06/2023). (Dok Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota)

Baca juga: INNALILLAHI, Pelajar SMK Tewas Kecelakaan di Bandung, Diduga Bersenggolan dengan Kendaraan Lain

Korban NH (36) menggunakan motor Honda Supra Fit bernomor Polisi F 4743 UK mengarah Cianjur dari arah Kota Sukabumi. 

Kanit Gakkum Satlantas Pores Sukabumi Kota, IPDA Jajat Munajat mengatakan, pada saat kejadian, melaju kendaraan Bus Hiba bernomor Polisi F 7601 OB yang bergerak dari arah Cianjur menuju Sukaraja. 

Setibanya di tempat kejadian perkara, Bus tersebut pada saat menikung melewati marka jalan.

Kemudian bersamaan muncul sepeda motor Supra Fit yang dikendarai NH, melaju dari arah yang berlawanan yaitu dari Sukaraja menuju Sukalarang. 

"Setibanya di lokasi kejadian, berserempetan dengan kendaraan tersebut (antara Bus dengan motor), sehingga kendaraan sepeda motor tersebut terjatuh," ujarnya, kepada Tribunjabar.id. 

Pada saat terjatuh korban, mengalami luka parah akibat adanya benturan dan terseret beberapa meter.

"Pada saat terjatuh, korban juga terseret 5 meter ke arah depan, korban menderita luka-luka yang cukup serius akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian," tutur Ajat. 

Ilustrasi kecelakaan dialami seorang ibu guru PAUD di Kulon Progo usai mukena terlilit gir motor.
Ilustrasi pengendara motor tewas jatuh lalu terseret bus 5 meter di jalan Sukabumi-Cianjur. (AUTOACCIDENT)
Jajat menyebut, kecelakaan terjadi diduga adanya kelalaian, karena kendaraan bus cukup besar dan jalan juga menikung dan pada saat itu memang situasi kendaraan cukup padat.

"Mungkin perkiraan kelalaian dari pengemudi bus itu sendiri kemudian mungkin dari pengendara (motor) juga saat itu memang sudah sangat dekat jaraknya sehingga kecelakaan tidak bisa terhindarkan," ucapnya. 

Pasca kejadian, pihak Lakalantas Polres Sukabumi Kota melakukan olah kejadian tempat kejadian perkara, korban langsung dievakuasi ke RSUD Syamsudin SH. 

Sementara itu, Sopir Bus Hiba AS (33) saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota. 

"Korban meninggal sudah diketahui keluarganya saat ini masih di RSUD Syamsudin SH,. Saat ini kasusnya masih tahap penyelidikan," pungkasnya.

(TribunJateng.com/rahdyan trijoko pamungkas).

Artikel ini diolah dari TribunJateng.com

Sumber: Tribun Jateng
Tags:
SemarangdramatisevakuasiAgyaberita viral hari ini
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved