Berita Viral
Mahasiswa Unismuh Makassar Diduga Dikeroyok Senior, Miris Ditendang & Diinjak, Begini Sikap Kampus
Pilu nasib seorang mahasiswa baru (maba) di kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Sulawesi Selatan.
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Adapun kronologi pengeroyokan tersebut diungkap Yusuf, berawal saat korban hendak memasang spanduk.
"Pengakuan korban mau memasang spanduk, kemudian dilihat lalu didatangi sejumlah orang disitu," ungkapnya.
Saat ini, para pelaku yang terlibat pengeroyokan diketahui masih dalam pengejaran polisi.
"Sementara kita selidiki. Doakan semoga para pelaku kita dapatkan segera," ujarnya.
Baca juga: INNALILLAHI! Rombongan Mahasiswa & Dosen Kecelakaan saat Piknik ke Pantai, Angkot Terbalik, 1 Tewas
Unismuh Makassar Kecam Aksi Kekerasan
Wakil Rektor III Unismuh, Dr Muhammad Tahir pun mengeluarkan pernyataan tegas terkait aksi pengeroyokan itu.
Menurut Muhammad Tahir, Unismuh mengecam keras segala bentuk kekerasan.
"Iya saya sudah lihat videonya tapi saya belum bisa beri keterangan video itu, nanti saya salah memberikan keterangan," ucap Muhammad Tahir dikonfirmasi wartawan.
"Kabag Kemanan yang kendalikan situasi kampus karena beliau ada di tempat," sambungnya.
Namun demikian, pihaknya mengatakan bakal melakukan penyelidikan siapa yang terlibat dalam kasus itu.
"Yang jelas kalau ada yang melanggar tentu kami akan proses," tuturnya.
Berikut lima poin penyertaan Unismuh atas insiden kekerasan tersebut;
1. Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) dengan tegas mengutuk setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan kampus. Kami sangat prihatin dan menyayangkan dugaan kekerasan yang dialami oleh dua orang mahasiswa Unismuh (keduanya duduk di semester 4) berinisial EA dan AW pada hari Senin, sekitar pukul 14.30 di Lantai 2 Gedung Iqra Unismuh Makassar.
2. Unismuh mengedepankan prinsip keadilan, keselamatan, dan kenyamanan bagi seluruh sivitas akademika, termasuk mahasiswa. Kami mendukung langkah yang diambil oleh korban dalam melaporkan insiden ini kepada Polsek Rappocini, dan kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini dengan seadil-adilnya.
3. Benar bahwa peristiwa itu terjadi dalam kampus Unismuh, namun kami masih perlu melakukan investigasi lebih jauh terkait dengan oknum yang terlibat, apakah benar mereka merupakan mahasiswa Unismuh. Namun kami bisa memastikan bahwa konteks penganiayaan bukan dalam relasi senior-junior. Apalagi kedua korban saat ini telah duduk di semester 4.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/pengeroyokan-dua-mahasiswa-universitas-muhammadiyah-makassar.jpg)