Breaking News:

Berita Viral

Dikira Lebih Cepat dari Usain Bolt, Pelari Maraton Ini Ternyata Curang, Dia Bisa Berlari 56 Km/Jam

Terima medali perunggu dan trofi usai finish ketiga, pelari Joasia Zakrzewski ternyata melakukan kecurangan, numpang mobil saat lomba.

Facebook/BBC
Pelari ultramaraton asal Australia, Joasia Zakrzewski melakukan kecurangan, numpang mobil saat lomba. 

TRIBUNSTYLE.COM - Setiap bertanding dalam olahraga, tentunya harus mengutamakan sikap sportif.

Bukan tanpa sebab, setiap kecurangan yang terjadi akan mendapat sanksi yang fatal.

Hal inilah yang baru-baru ini dialami oleh pelari ultramaraton asal Australia, Joasia Zakrzewski.

Di akhir lomba dia mendapatkan medali perunggu dan trofi.

Namun sayangnya, medali dan trofi yang dia peroleh dari perlombaan 50 mil itu dikabarkan dicabut.

Baca juga: Juara 1 Lomba Memancing Ketahuan Curang, Pakai Ini Agar Ikan Jadi Berat, Hadiah Rp457 Juta Melayang

Ilustrasi lomba marathon.
Ilustrasi lomba marathon. (Kompas.com/KRISTIANTO PURNOMO)

Diketahui, wanita berusia 47 tahun itu sebelumnya finish ketiga dalam balapan 2023 GB ultras 50 mil atau 80 km dari Manchester ke Liverpool pada 7 April.

Usai finish diposisi ketiga, dia bahkan berpose dengan medali dan trofi setelah melewati garis finish.

Namun siapa sangka, Joasia Zakrzewski berhasil finish di posisi ketiga ternyata karena melakukan kecurangan.

Bahkan dengan kecurangan yang dia lakukan, Joasia Zakrzewski sempat ditetapkan lebih cepat dari Usain Bolt, manusia tercepat dalam sejarah.

Dari data GPX, penyelenggara balapan menyimpulkan bahwa Zakrzewski sudah mencapai kecepatan 56 km/jam selama rute pendek balapan.

Namun setelah mengintrogasi staf balapan, saksi serta pelari tersebut yakni Joasia Zakrzewski, didiskualifikasi dan medalinya dicabut, karena ternyata dia mengendarai mobil temannya selama balapan.

Alasan Menumpangi Mobil

Dilansir TribunStyle.com dari BBC Skotlandia, atlet tersebut mengatakan dia mengambil langkah tersebut karena merasa sakit dan mengalami jetlag parah.

Meski kondisinya sedang tidak baik-baik saja, namun dia memutuskan untuk tetap mengikuti ultramarathon.

Hanya saja, setelah setengah jalan, dia mulai merasa sakit parah di salah satu kakinya, dan memutuskan berhenti dari ultramaraton.

Pada titik tersebut, dia mengaku menerima tumpangan mobil seorang teman ke pos pemeriksaan balapan.

Dengan tumpangan itu, dia berencana pergi ke pos pemeriksaan serta memberi tahu staf bahwa dia akan keluar.

"Ketika saya sampai di pos pemeriksaan, saya memberitahu mereka bahwa saya akan keluar dan saya berada di dalam mobil, dan mereka berkata 'kamu akan membenci dirimu sendiri jika kamu berhenti'," ucap Zakrzewski kepada BBC.

"Saya setuju untuk melanjutkan dengan cara yang tidak kompetitif.

Saya memastikan saya tidak menyalip pelari di depan ketika saya melihatnya karena saya tidak ingin mengganggu balapannya," tambahnya.

Ilustrasi marathon.
Ilustrasi marathon. (inhabitat.com)

Baca juga: Menang dalam Lomba Renang Khusus Anjing, Kucing Ini Dapat Ancaman Pembunuhan: Ada yang Tak Terima

Akui Kesalahan

Joasia Zakrzewski pun mengakui jika dirinya sudah membuat kesalahan besar ketika menerima medali perunggu dan trofi untuk finish ketiga, serta tersenyum untuk foto seakan tidak terjadi apa-apa.

Namun, dia mengklaim bahwa dia tidak berpikir jernih kala itu, karena dia lelah dan sakit.

Setelah hal itu terungkap, Joasia mengembalikan medali dan trofi, kemudian meminta maaf kepada pelari yang seharusnya mendapat medali yang diraihnya.

Skandal kecurangan Joasia Zakrzewski pun mengejutkan kancah lari internasional, karena dia merupakan seorang atlet dengan puluhan prestasi.

Beberapa minggu lalu, dia bahkan memecahkan rekor dunia, untuk jarak tempuh terbanyak yang ditempuh oleh seorang wanita dalam 48 jam.

Kasus Serupa, Juara Lomba Memancing Ketahuan Curang, Hadiah Rp457 Juta Melayang

Kompetisi memancing ikan terberat di Amerika Serikat ini geger.

Juara satu dalam kompetisi tersebut ketahuan berbuat curang dengan menyusupkan bola pemberat di wadah ikan.

Orang-orang pun berteriak jijik pada perilaku curang itu, hadiah uang Rp457 juta tak jadi didapat.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Baca juga: Sedang Asyik Memancing, Pria Ini Malah Menemukan Kotak Misterius, Setelah Dibuka Isinya Abu Manusia

Jacob Runyan dan Chase Cominsky berharap untuk menjadi pemenang pertama di turnamen Lake Erie Walleye Trail di Cleveland, Ohio, dan akan pergi dengan hadiah 30.000 dollar AS setelah mendapatkan ikan terberat.

Namun, mereka didiskualifikasi dan sekarang sedang diselidiki oleh Departemen Sumber Daya Alam Ohio, NBC News melaporkan.

Dalam cuplikan video penjurian, direktur turnamen Jason Fischer membuka tangkapan mereka sebelum berteriak pilu: "Ada hal aneh di dalam wadah ikan!"

Fischer lantas melempar bola pemberat keluar dari tangkapan.

Ilustrasi orang memancing.
Ilustrasi orang memancing. (Freepik)

Baca juga: VIRAL Bocah Curi Perhatian di Lomba Dance di Vietnam, Ternyata Berasal dari Indonesia, Ini Sosoknya

Orang-orang pun terdengar berteriak jijik pada perilaku mencurigakan itu.

Seorang pria yang jelas-jelas kesal berulang kali berteriak: "Dasar!"

Jika pemberat tidak pernah ditemukan, Runyan dan Cominsky akan mengangkat piala untuk ikan terberat.

Para pemancing itu belum menanggapi permintaan komentar.

Rekaman itu, yang difilmkan oleh pemandu memancing dari Wisconsin, Troy Krause, yang tidak ikut serta dalam turnamen tersebut.

Video memiliki hampir 7,5 juta penayangan di TikTok dan 400.000 suka dalam dua hari setelah turnamen.

(*)

(TribunStyle/Jonisetiawan)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
viralberita viral hari iniUsain Boltmaraton
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved