Berita Viral
VIRAL Wanita 500 Hari Tinggal di Goa Sendirian, Keluar Tak Tahu Lockdown Covid-19 Sudah Selesai
Saat keluar dari goa setelah 500 hari, Flamini tidak tahu ada perang di Ukraina, pembatasan Covid-19 sudah dicabut, dan Ratu Elizabeth II wafat.
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM -Wanita ini mengeklaim memecahkan rekor untuk waktu menyendiri di bawah tanah setelah 500 hari tinggal di goa sendirian.
Kru pendukungnya menurunkan makanan dan perbekalan kepadanya selama dia di dalam goa.
Saat keluar dari goa, wanita itu tidak tahu ada perang di Ukraina, pembatasan Covid-19 sudah dicabut, dan Ratu Elizabeth II meninggal.
Seperti apa kisah lengkapnya?
Baca juga: Demi Pecahkan Rekor Dunia, Pria Ini Sudah 11 Hari Tidak Tidur, Bagaimana Rasanya?
Beatriz Flamini (50), pendaki gunung asal Spanyol, baru saja keluar setelah 500 hari hidup di goa bawah tanah sendirian.
Flamini hidup dalam isolasi sekitar 70 meter di bawah tanah luar Granada.
Dia naik ke permukaan pada Jumat (14/4/2023).
Saat keluar dari goa, Flamini tidak tahu ada perang di Ukraina, pembatasan Covid-19 sudah dicabut, dan Ratu Elizabeth II meninggal.
“Ketika mereka datang menjemput saya, saya sedang tidur,” kata Flamini, yang memang berencana 500 hari tinggal di bawah tanah.
Saat ditanya apakah dia panik sewaktu di bawah tanah, dia menjawab, “Tidak pernah. Nyatanya, saya tidak ingin keluar!" dikutip dari New York Post.
Kru pendukung Flamini, yang menurunkan makanan dan perbekalan kepadanya selama dia di dalam goa, mengeklaim bahwa pencapaian ini memecahkan rekor untuk waktu menyendiri di bawah tanah.
Namun, Guinness Book of World Records belum mengonfirmasi hal itu.
Flamini masuk ke goa pada 20 November 2021.
Dia sempat naik ke permukaan selama delapan hari untuk memperbaiki router yang digunakan mengirim audio dan video, tetapi tetap terisolasi di tenda.
Dia menghabiskan waktunya di bawah tanah untuk berolahraga, melukis, merajut topi, dan mengerjakan 60 buku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/beatriz-flamini-pendaki-gunung-asal-spanyol-500-hari-hidup-di-goa-bawah-tanah-sendirian.jpg)