Berita Viral
Bongkar Kasus Mario Dandy, Pengacara Hukum David Seret Sosok APA, Ini Dugaan Perannya
Sosok APA mulai diusut, diduga menjadi pembisik Mario Dandy sebelum penganiayaan David.
Penulis: Dika Pradana
Editor: Ika Putri Bramasti
TRIBUNSTYLE.COM - Kuasa Hukum dari David mengungkap nama baru dalam kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy.
Kuasa Hukum dari David, Melisa Anggraini menyebut bahwa ada sosok wanita lain selain AGH yang turut terlibat dalam kekerasan Mario Dandy.
Dalam hal ini, Melisa Anggraini mengatakan sosok wanita berinisial APA diduga menjadi biang dari kebrutalan Mario Dandy.
Sebelumnya, sosok APA sudah diungkap oleh kakak dari AGH.
Pada saat itu, kakak AGH tampil dihadapan YouTube Mata Najwa untuk melakukan pembelaan terhadap adiknya serta menyeret sosok berinisial APA.
Dalam kasus ini, APA diduga menjadi pembisik Mario Dandy sebelum menganiaya korban.
Sama halnya dengan apa yang diutarakan oleh Melisa Anggraini, kakak AGH menyebut bahwa sosok APA menjadi pembisik Mario Dandy.
Secara resmi, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes, Ade Ary Syam menyeret nama inisial APA dalam kasus kekerasan ini.
Saat itu, Ade mengatakan bahwa APA merupakan orang yang memberitahu Mario soal dugaan perlakuan tak baik David kepada AGH (15).
Dikutip dari TribunJakarta.com, sosok APA dikabarkan memberi tahu Mario Dandy terkait perbuatan buruk David pada AGH, kekasihnya.
Baca juga: Jarang Muncul Bela Pacar Mario Dandy, Kondisi Ortu AGH Memilukan: Ayah Idap Stroke, Ibu Kena Kanker
Wanita berinisial APA diduga mengompori emosi dari Mario Dandy.
Tak terima dengan sikap dari David, Mario Dandy pun naik pitam.
"Kronologinya adalah di awal atau sekitar bulan Januari 2023, tersangka MDS mendapatkan informasi dari temannya yaitu saudari APA yang menyatakan bahwa saksi AG sekitar tanggal 17 Januari 2023 itu mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari korban," kata Ade.
Meski demikian, sosok APA hingga kini masih diusut oleh tim yang berwenang.
Terkait sosok APA, Melisa Anggraini mengaku belum mengetahuinya secara pasti.
Sementara itu, pihaknya juga akan mengonfirmasi sosok APA kepada David.
Diharapkan David mengetahui sosok APA yang diduga terlibat dalam kasus ini.
Baca juga: KONDISI AGH Pasca Jadi Tersangka, Pilih Mundur dari Sekolah, Didampingi Psikolog, Mental Terguncang?
Meski demikian, Melisa hingga kini masih menunggu kabar pulih dari David.
Pasalnya David baru saja tersadar dari koma-nya setelah 15 hari.
Dikabarkan sebelumnya, sosok APA diketahui memiliki keterikatan dengan Mario Dandy.
Pasalnya, Mario Dandy pernah menjalin asmara dengan sosok APA.
Namun, informasi-informasi terkait APA hingga kini masih terus dikuliti.
"Kita kan belum bisa konfirmasi langsung ke David ya terkait APA. Tapi dari informasi yang kita dengar adalah mantan pacarnya si Mario," kata Melisa saat dihubungi wartawan, Senin (7/3/2023).
Menurut Melisa, usia Mario dan APA juga tidak berbeda jauh.
APA disebut sudah menempuh pendidikan di jenjang universitas.
Baca juga: PASCA Operasi Jantung, Kakak AGH Beber Niat Jahat MDS, Suruh Pacarnya Berbohong, Eks David Tertekan
"Rasanya kalau dari umurnya itu kan seumuran Mario kalau saya tidak salah." ujar Melisa, dikutip dari TribunJakarta.com.
"Sudah kuliah juga, jadi bukan seumuran David atau AG," imbuhnya.
Kini sosok APA tengah ditelusuri oleh pihak berwenang.
Diketahui, David saat ini sudah mulai sadar dari komanya.
Meski telah sadar, kondisi David masih belum memungkinkan untuk bersaksi.
Dengan sadarnya David, babak baru kasus penganiayaan Mario Dandy dimulai.
Kesaksian dari David begitu ditunggu-tunggu oleh publik untuk mencapai titik terang kasus Mario Dandy.
'WOI STOP', Reaksi Saksi N saat Mario Dandy Hajar David yang Sudah Terkapar, Shane & AGH Diam Saja?
Saksi kunci berinisial N dari kejadian penganiayaan Mario Dandy terhadap David buka suara.
Melalui pengacaranya, Muannas Alaidid, N mengatakan bahwa Shane Lukas dan AGH yang turut berada di tempat Kejadian Perkara (TKP) tak banyak melakukan aksi.
Wanita berinsial N tersebut melihat Shane Lukas dan AGH diam saja dan tak menolong David saat dihajar oleh Mario Dandy.
Alih-alih menolong, Shane Lukas dan AGH tak memisahkan Mario Dandy dari David.
Dijelaskan oleh Muannas Alaidid, pada saat kejadian, saksi N langsung berteriak 'Woi Stop!' guna menghentikan kebrutalan yang dilakukan Mario Dandy.
Pada saat memergoki kejadian tersebut, saksi kunci berteriak dan meminta tolong.
Pengacara dari N menyebut bahwa kliennya saat itu langsung berteriak karena reflek.
Dia reflek melihat David yang sudah tergeletak di jalan masih saja dihajar oleh Mario Dandy.
Lebih sadisnya lagi, Shane Lukas dan AGH yang berada di lokasi hanya terdiam.
Diketahui, saksi kunci itu merupakan orangtua dari teman David yang saat kejadian korban berada di rumah tersebut.
Saksi kunci tersebut berinisial N dan suaminya berinisial R.
Sosok N menceritakan detik-detik saat dirinya menghentikan aksi Mario Dandy Satriyo (20) menganiaya David Ozora.
Pengakuan N ini disampaikan oleh sang kuasa hukum, Muannas Alaidid.
Muannas Alaidid mengungkapkan, N dan sang suami, R, menjadi saksi fakta dan saksi kunci dalam kasus ini.
N dan R merupakan orang tua dari teman David.
Adapun peristiwa penganiayaan itu terjadi di dekat rumah N di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2023).
"Saksi R dan saksi N adalah saksi fakta dan saksi kunci yang sempat berada di lokasi kejadian sesaat setelah penganiayaan terjadi," ujar Muannas Alaidid dalam keterangannya, Senin (6/3/2023), dikutip dari TribunJakarta.com.
Muannas menyebut, N merupakan orang yang berteriak untuk menghentikan aksi penganiayaan Mario Dandy terhadap David.
"Teriakan itu berasal dari saksi N yang melihat dari balkon lantai 2 rumahnya, di mana ada satu orang tergeletak di jalan dan satu orang lainnya berdiri tegap, refleks kemudian langsung berteriak 'woi setop!'," ungkapnya.
"Teriakan sekencang itu dilakukan agar tidak ada tindakan lebih lanjut kepada korban yang sudah tergeletak, juga berharap ada orang lain yang mendengar, baik tetangga atau orang yang kebetulan sedang lewat di lokasi kejadian," ucap Muannas Alaidid.
Setelah itu, N dan R, menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk memberikan pertolongan kepada David.
Muannas Alaidid mengatakan, tersangka Shane Lukas (19) dan pacar Mario Dandy, AGH (15), juga berada di TKP.
"Bahwa saksi N memastikan selain pelaku MDS yang berada di lokasi kejadian yaitu S dan anak AGH," kata Muannas Alaidid.
N dan R menyoroti aksi diam dari Shane Lukas dan AGH.
"Posisi mereka tidak sedang menolong korban anak D, tidak ada teriakan minta tolong dan tidak ada air muka sedih," sambung Muannas.
Mengenai teriakan N yang membuat penganiyaan terhadap David berhenti, polisi membenarkannya.
Dikutip dari TribunJakarta.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan saat kejadian, David memang tengah berada di rumah temannya berinisial R di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Jadi terhentinya perbuatan ini terhenti dengan ada satu suara itu suara seorang ibu, ibu N."jelas Trunoyudo.
"Karena anak D sebagai korban itu bermain di rumah temannya R." imbuhnya.
"Dan itu ibunya dari anak R," ungkap Trunoyudo, dikutip dari TribunJakarta.com.
"Itu yang menghentikan penganiayaan," jelas dia.
Kini Mario Dandy, AGH, dan Shane Lukas telah ditetapkan sebagai pelaku.
Meski demikian, AGH yang masih di bawah umur tak bisa ditahan olej pihak kepolisian.
Pihak dari AGH kini telah mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK.
Namun, hingga saat ini LPSK belum memutuskan akankah menerimanya atau menolak.
(TribunStyle.com/Dika Pradana)
Artikel lainnya terkait berita viral >>>
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/agh-diduga-terlibat-penganiayaan-david-begini-reaksi-pihak-sekolah.jpg)