Berita Viral
Bus Pemerintah Nyasar dan Terperosok di Daerah Kuburan Kediri, Ternyata Gegara Google Maps
Simak kisah viral bus pemerintah Kediri, Jawa Timur yang diduga nyasar di daerah pekuburan, ternyata gara-gara Google Maps dan sopir tak tau arah
Editor: Dhimas Yanuar
TRIBUNSTYLE.COM - Kasus transportasi tersesat di daerah kuburan nyatanya sering jadi sorotan.
Salah satunya adalah kejadian bus tersesat, nyasar, dan terperosok di Kediri, Jawa Timur ini.
Sebuah bus milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara misterius tersesat di area pekuburan di Dusun Talun, Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Sabtu (25/2/2023).
Bus bernopol L 7004 SP tersebut membawa kelompok tani dari wilayah Kecamatan Plosoklaten yang sedianya akan mengikuti pertemuan para petani di Yogyakarta malah nyasar di area pemakaman.
Baca juga: Niat Bantu Ibu Sakit untuk Belanja, Bocah 12 Tahun Tersesat Sejauh 122 Km, Polisi Antarkan Pulang
Bukan hanya tersesat, bus tersebut juga terperosok ke lubang di pinggir jalan sehingga harus dievakuasi pada pagi harinya, Minggu (26/2/2023).
Proses evakuasi bus yang mengalami kecelakaan tunggal itu pun berlangsung dramatis.
Untuk menarik bus, petugas harus mendatangkan mobil derek atau towing.
Selain nyelonong masuk jalan pemakaman umum, roda bus bagian depan sebelah kiri juga terperosok ke dalam lubang di pinggir jalan.
Malah posisi roda depan bus yang terperosok lubang hanya berjarak satu meter dari salah satu batu nisan yang ada di makam.
Pemakaman umum di Dusun Talun berada di kiri kanan jalan, tepat di pinggir jalan beraspal. Jalan pedesaan ini juga sempit sehingga hanya dapat dilalui satu kendaraan.
Agus, sopir bus yang semula mengandalkan panduan Google Map setelah menyadari tersesat masuk ke areal pemakaman umum, sempat mencoba berjalan mundur dari tempatnya terperosok lubang. Namun roda bus tidak mampu mengangkat.
Termasuk dengan bantuan didorong para penumpang bus yang turun juga tidak dapat lepas dari tempatnya terperosok.
Sehingga evakuasi baru dapat dilakukan Minggu (26/2/2023) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Bus milik Pemprov Jatim ini semula berjalan dengan tujuan ke Plosoklaten. Namun bus tersesat masuk jalan kampung dan terhenti di pemakaman umum karena sopir mengandalkan panduan jalan dari Google Map.
"Untuk mengevakuasi bus dibutuhkan waktu beberapa jam dengan mendatangkan alat derek untuk menarik dari tempatnya terperosok lubang," Kapolsek Pare, AKP Bowo Wicaksono.