Breaking News:

Berita Viral

MIRIS Ayah Tewas di Perang Ukraina, Bocah Rusia Ini Dapat Hadiah Smartwatch dan Mobil Mainan

Viral momen seorang anak kecil berusia 6 tahun yang baru saja kehilangan seorang ayah mendapatkan kado Natal dari pemerintah Rusia.

Tayang:
Penulis: Dika Pradana
Editor: Dhimas Yanuar
Dailystar
Viral momen seorang anak kecil berusia 6 tahun yang baru saja kehilangan seorang ayah mendapatkan kado Natal dari pemerintah Rusia. 

TRIBUNSTYLE.COM - Viral momen seorang anak kecil berusia 6 tahun yang baru saja kehilangan seorang ayah mendapatkan kado Natal dari pemerintah Rusia.

Sebuah saluran TV milik negara Rusia dengan bangga membagikan momen 'mimpi menjadi kenyataan pada Malam Tahun Baru 2023.

Dalam tayangan televisi tersebut, anak laki-laki bernama Savely Trokay menampakkan wajaha bahagia ketika memperoleh kado Natal berupa smartwatch atau jam tangan pintar dan mainan mobil-mobilan.

Di balik pemberian kado atau hadiah tersebut, ternyata terdapat kisah haru yang menimpa Savely Trokay.

Anak kecil tersebut begitu terpukul ketika mengetahui ayahnya telah gugur akibat berperang dalam agresi militer negara Rusia.

Raut muka polos dan girang tersuar dalam wajahnya ketika mendapatkan kado spesial dari pemerintah Rusia.

Melalui Alexander Arapov, kepala Kementerian Dalam Negeri Rusia di wilayah Kostroma, pemerintah Rusia memberikan kado spesial untuk menghibur anak kecil tersebut.

Pemberian hadiah tersebut ternyata sarat akan makna. Savely Trokay dapat dikatakan spesial bagi pemerintah Rusia.

Pasalnya, ayah dari anak tersebut harus meninggal sebagai kusuma bangsa.

Ayah Savely Trokay merupakan seorang tentara yang harus gugur dalam perang melawan Ukraina.

Dikutip dari Dailystar, anak tersebut mendapatkan sebuah jam tangan pintar dan mobil mainan.

Pemberian hadiah tersebut diharapkan dapat menjadi pelipur lara Savely Trokay menghadapi kepergian sang ayah.

Baca juga: Sakit Hati Venna Melinda Dianiaya, Athalla Naufal Menolak Dipeluk Ferry Irawan : Aku Gak Respect

Viral momen seorang anak kecil berusia 6 tahun yang baru saja kehilangan seorang ayah mendapatkan kado Natal dari pemerintah Rusia.
Viral momen seorang anak kecil berusia 6 tahun yang baru saja kehilangan seorang ayah mendapatkan kado Natal dari pemerintah Rusia. (Dailystar)

Diketahui, Savely Trokay yang berusia enam tahun itu berasal dari Kostroma. Kostroma merupakan sebuah kota di Rusia barat.

Dalam momen tersebut, Savely Trokay diarak di hadapan banyak orang dan ditayangkan dalam saluran TV milik negara, Rossiya 1.

Dalam tayangan itu, stasiun tv tersebut menuliskan headline "mimpi menjadi kenyataan".

Saat itu, Savely Trokay diarak dan bertemu dengan Alexander Arapov, kepala Kementerian Dalam Negeri Rusia di wilayah Kostroma.

Alexander lalu mengeluarkan jam tangan pintar dan mobil model dari Komite Investigasi Rusia dan berikanlah kepada Savely Trokay.

Wajah Savely Trokay terlukis senyuman tulus dan polos ketika menerima hadiah itu.

Baca juga: Ferry Irawan Disebut Tak Nafkahi Venna, Sunan Kalijaga Minta Tak Dibahas: Seharusnya Bicara KDRT

Viral momen seorang anak kecil berusia 6 tahun yang baru saja kehilangan seorang ayah mendapatkan kado Natal dari pemerintah Rusia.
Viral momen seorang anak kecil berusia 6 tahun yang baru saja kehilangan seorang ayah mendapatkan kado Natal dari pemerintah Rusia. (Dailystar)

Diketahui, ayah Savely Trokay meninggal beberapa minggu sebelum malam tahun baru.

Ayah Savely Trokay meninggal di Donbas ketika berusaha mempertahankan Tanah Airnya.

Beberapa minggu setelah ayahnya "meninggal di Donbas mempertahankan tanah airnya", bocah itu dibawa ke depan kamera untuk acara amal yang diadakan setiap tahun oleh platform "Rusia - Tanah Peluang" Vladimir Putin.

Anak itu dilaporkan meminta jam tangan dalam surat yang dikirim ke "Pohon Natal Harapan", bagian dari amal baik hati Putin.

Alexander Arapov berkata dalam siaran: “Tahukah Anda bahwa mimpi selalu menjadi kenyataan? Hal utama adalah percaya pada mereka. Anda percaya pada mereka, jadi itu menjadi kenyataan.

Saat itu, Savely Trokay ditemani oleh ibunya Svetlana dan dua saudara laki-laki serta satu saudara perempuannya.

Baca juga: Putus Komunikasi dengan Norma Risma, Rihanah Ingin Bertemu Sang Putri: Saya Ingin Seperti Dulu Lagi

Viral momen seorang anak kecil berusia 6 tahun yang baru saja kehilangan seorang ayah mendapatkan kado Natal dari pemerintah Rusia.
Viral momen seorang anak kecil berusia 6 tahun yang baru saja kehilangan seorang ayah mendapatkan kado Natal dari pemerintah Rusia. (Dailystar)

Raut ekspresi bocah tersebut cukup menggemaskan dengan kepolosannya menerima hadiah itu.

Bocah berusia 6 tahun tersebut mendadak menjadi perbincangan publik dunia.

Publik dunia menyoroti aksi amal tersebut pada anak tentara tersebut.

Awal bulan lalu surat kabar Rusia Vesma melaporkan bahwa salah satu pemimpin distrik di wilayah Kursk, Sergey Korostelev, memberikan satu set handuk kepada para ibu yang kehilangan putra mereka dalam konflik tersebut.

Langkah tersebut, dari para pemimpin wilayah Kursk di Rusia barat, mulai beredar pada Hari Ibu yang jatuh pada 27 November di Rusia tahun lalu.

Beberapa ibu-ibu bahkan diberi kue dan juga gelar kehormatan 'Ibu-ibu Pembela Tanah Air'.

Kisah lainnya, Wanita Rusia Ini Desak Suaminya yang Ikut Perang untuk Lecehkan Wanita Ukraina, Kini Jadi Buron

VIRAL, video seorang wanita asal Rusia memberikan izin kepada suaminya untuk melecehkan seorang wanita Ukraina

Dalam video tersebut, wanita itu justru meminta suaminya yang merupakan untuk melakukan hubungan intim dengan wanita Ukraina.

Video tersebut menuai banyak protes dari sebagian besar warga dunia. Tak sedikit dari mereka yang meminta wanita itu untuk diadili.

Video yang telah tersebar di media sosial tersebut akhirnya terdekteksi oleh aparat kepolisian dunia.

Wanita tersebut telah ditempatkan dalam daftar buronan internasional. Namanya, masuk ke dalam daftar pencarian orang.

Roman Bykovsky
Roman Bykovsky (mirror)

Pasalnya, wanita Rusia tersebut dianggap telah melakukan penghinaan atas harkat dan martabat seorang wanita.

Lekas beberapa waktu yang lalu, wanita tersebut ditangkap oleh pihak terkait.

Wanita tersebut diamankan dan dijebloskan ke penjara.

Kini dirinya harus menghadapi dinginnya penjara.

Unggahan videonya tersebut telah membuat heboh jagat maya.

Wanita yang merupakan istri tentara Rusia itu menuai sorotan publik dunia.

Atas unggahannya yang penuh kontra itu, dirinya telah menghadapi hukuman12 tahun penjara.

Dalam video yang beredar, wanita itu bukannya melarang namun justru meminta suaminya untuk melakukan perbuatan keji.

Wanita itu menginstruksikan suaminya untuk memperkosa orang-orang Ukraina yang diduduki, ketika dia berada di negara itu berjuang untuk Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pada bulan April, Dinas Keamanan Ukraina (SBU) merilis klip dari panggilan telepon seorang pasangan, yang kemudian diidentifikasi sebagai Roman Bykovsky, 27, dan Olga Bykovskaya.

Pasangan tersebut berasal dari Orel, Rusia.

Diketahui, Roman Bykovsky merupakan seorang tentara Rusia.

Isi percakapan telepon lantas dibuat dalam bentuk video.

Isi percakapan tersebut terbilang cukup keji.

Seorang wanita ditangkap usai ketahuan menyuruh suaminya yang merupakan tentara Rusia untuk memperkosa wanita Ukraina, nasibnya kini sungguh malang.
Seorang wanita ditangkap usai ketahuan menyuruh suaminya yang merupakan tentara Rusia untuk memperkosa wanita Ukraina, nasibnya kini sungguh malang. (mirror)

Percakapan tersebut telah melanggar Percakapan tersebut diketahui telah melanggar hukum yang berlaku setelah menyelesaikan penyelidikan pra-sidang.

Pasal khusus ini menguraikan bahwa semua orang yang dilindungi "harus diperlakukan secara manusiawi setiap saat".

Pasal tersebut menyebutkan bahwa perempuan secara khusus harus dilindungi dari serangan apa pun.

Perempuan dilindungi dari pemerkosaan, pelacuran yang dipaksakan, atau segala bentuk penyerangan yang tidak senonoh.

Dalam percakapan tersebut, Olga mengatakan instruksi yang cukup membuat banyak orang bergidik ngeri.

"Jadi ya, lakukan di sana. Wanita Ukraina di sana. Perkosa mereka. Ya. Jangan beri tahu saya apa pun, mengerti" ujar Olga dalam telepon.

Suaminya kemudian menjawab: "Jadi saya harus memperkosa dan tidak memberi tahu apa pun?"

"Ya, supaya aku tidak tahu apa-apa," katanya sebelum keduanya tertawa.

"Bisakah aku benar-benar?" dia bertanya lagi.

Olga kemudian berkata: "Ya, saya mengizinkan Anda. Gunakan saja perlindungan."

Pria itu menjawab lagi dengan hanya: "Oke."

Setelah ditelusuri oleh pihak keamanan dunia, wanita tersebut ditangkap.

Seorang wanita ditangkap usai ketahuan menyuruh suaminya yang merupakan tentara Rusia untuk memperkosa wanita Ukraina, nasibnya kini sungguh malang.
Seorang wanita ditangkap usai ketahuan menyuruh suaminya yang merupakan tentara Rusia untuk memperkosa wanita Ukraina, nasibnya kini sungguh malang. (mirror)

Wanita tersebut sekarang menghadapi hukuman penjara hingga 12 tahun.

Penangkapan itu menjadi tindakan pencegahan atas apa yang telah dilakukannya.

Penangkapan wanita itu bermula ketika seorang wartawan investigasi mengungkap percakapan tersebut.

Diketahui, wartawan tersebut merupakan jurnalis yang bekerja dalam ranah Investigasi.

Dirinya bekerja di Radio Liberty selama beberapa tahun terakhir.

Dalam melakukan aksinya, dirinya bekerjasama dengan lembaga penegak hukum di Ukraina.

Hingga pada akhirnya, dia berhasil mengungkap percakapan tersebut dan pasangan tersebut.

(TribunStyle.com/Dika Pradana)

Artikel lainnya terkait berita viral >>>

Artikel ini sebagian telah diolah dari TribunStyle.com dengan judul Wanita Rusia Ini Desak Suaminya yang Ikut Perang untuk Lecehkan Wanita Ukraina, Kini Jadi Buron

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
ayahRusiaUkrainabocah
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved