Selebrita
Gus Miftah Sentil Kekalahan Timnas Jerman di Piala Dunia, Armand Maulana & Yusuf Mansur Beri Respon
Gus Miftah sindir kekalahan Timnas Jerman sebab mendukung LGBT, Ustaz Yusuf Mansur hingga Armand Maulana beri tanggapan.
Penulis: Dika Pradana
Editor: Ika Putri Bramasti
"Melarang kami menggunakan ban kapten (one love) sama seperti membungkam sebuah suara," pernyataan Timnas Jerman menjelaskan arti tutup mulutnya yang dikutip dari TribunPalu.
Baca juga: Sifat dan Kepribadian Zodiak Scorpio, Setia, Berbelas Kasih dan Teman yang Baik Bak Dinda Hauw

Sayangnya, aksi para pemain Timnas Jerman itu malah menuai tanggapan negatif dari publik..
Diketahui, aksi tutup mulut dengan tangan adalah simbol dukungan terhadap LGBT.
Aksi LGBT benar-benar dilarang selama perhelatan FIFA 2022 digelar di Qatar.
Pemerintah Qatar menolak tegas aksi LGBT selama berlangsungnya FIFA 2022
Timnas Jerman melakukan aksi tersebut sebelum laga berlangsung.
Tim Der panzer menolak kebijakan yang diterapkan di Qatar mengenai pelarangan LGBT.
Terlepas dari kekalahan memalukan Jerman atas Jepang dan ejekan yang mereka terima, larangan penggunaan ban kapten One Love memang menjadi isu hangat di awal pagelaran Piala Dunia 2022.
Tak sedikit pesepakbola yang memprotes kebijakan FIFA tersebut.
Namun ada pula yang patuh dan setuju-setuju saja.
Salah satunya penjaga gawang Timnas Prancis, Hugo Lloris.
Baca juga: TAHU Suami Diam-diam Nikah Lagi, Istri Tak Marah Malah Beri Hadiah Rumah untuk Madunya: Umumkan Saja

Kiper Tottenham Hotspur itu memilih untuk menghormati Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.
Sehingga bagi Lloris, tak masalah untuk menanggalkan ban kapten One Love yang belakangan ramai dikampanyekan di negara-negara barat.
Dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan Prancis vs Australia, Selasa (22/11/2022), Lloris mendapat pernyataan soal larangan penggunaan ban kapten.
"Di Prancis, kami ingin orang asing yang datang menghormati dan mengikuti budaya kami. Tentu saja saya akan melakukan yang sama ketika pergi ke Qatar, sesederhana itu," jawab Lloris.