Breaking News:

Berita Viral

Jatuh ke Dalam Tungku Panas Bersuhu 720 Derajat Celsius, Pemuda Ini Bisa Selamat, Begini Kondisinya

Seorang pemuda berhasil selamat setelah jatuh ke dalam tungku aluminium panas bersuhu 720 derajat celsius.

Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Ika Putri Bramasti
Polisi St. Gallen via Daily Mail
Seorang pekerja pabrik berhasil selamat setelah jatuh ke tungku panas bersuhu 760 derajat celsius. 

TRIBUNSTYLE.COM - Seorang pemuda berhasil selamat setelah jatuh ke dalam tungku aluminium panas bersuhu 720 derajat celsius.

Pemuda itu merupakan pekerja berusia 25 tahun di sebuah pabrik di St. Gallen, Swiss.

Menurut Daily Mail, pemuda itu jatuh ke dalam tungku, dengan aluminium cair mencapai lututnya.

Ia berusaha menekan rasa sakit dan mengayunkan dirinya untuk keluar dari tungku.

Secara khusus, kejadian itu terjadi saat dia bekerja pada 9 November 2022 malam waktu setempat.

Baca juga: DETIK-DETIK Karyawan Pabrik Tersedot Mesin Penghancur, Cuma Tampak Tangan, Teman Gercep Lakukan Ini

Staf medis dengan cepat tiba di pabrik dan merawat korban (tidak dikenal).

Korban kemudian diterbangkan ke rumah sakit dengan luka bakar parah.

Polisi St. Gallen sedang menyelidiki penyebabnya.

Ini bukan pertama kalinya kecelakaan serius terjadi di sebuah pabrik.

Sejumlah kecelakaan serupa telah dilaporkan beberapa tahun terakhir.

Awal tahun ini, sebuah perusahaan pengemasan mengaku bersalah melanggar undang-undang kesehatan dan keselamatan kerja.

Pengakuan itu menyusul seorang karyawan lanjut usia menyelamatkan tangannya sendiri dalam kecelakaan industri.

Baca juga: Kakek 85 Tahun Bikin Pabrik Langsung Sukses, Bisa Beli Mobil Pertama: Tak Ada yang Tak Mungkin

Seorang pekerja pabrik berhasil selamat setelah jatuh ke tungku panas bersuhu 760 derajat celsius.
Seorang pekerja pabrik berhasil selamat setelah jatuh ke tungku panas bersuhu 760 derajat celsius. (Polisi St. Gallen via Daily Mail)

Identitasnya terungkap sebagai Christopher Wright (59), yang dibawa ke rumah sakit dengan tangan 'dingin'.

Setelah berhasil mendapatkan bagian tubuhnya yang terpotong, Christopher Wright dibawa ke rumah sakit.

Ia pun menjalani operasi penyambungan tangan selama 11 jam.

Kecelakaan itu terjadi dua tahun lalu saat insinyur Wright sedang bekerja, saat tangannya tertarik ke dalam mesin.

Perusahaan ini diungkapkan sebagai Riftward Limited di Wrexham, Wales.

Meskipun tangannya telah disambungkan kembali, Christopher harus menanggung rasa sakit seumur hidup dan berjuang untuk memeluk cucunya.

Kengerian insiden yang dideritanya terungkap saat majikannya didenda 115.000 poundsterling, saat ini setara lebih dari Rp 2 miliar, karena diketahui melanggar undang-undang kesehatan dan keselamatan.

Baca juga: Dikira Ada Kecelakaan, Ternyata Truk Sedot WC Meledak, Orang-orang di Sekitar Kena Kotoran Manusia

Ilustrasi pekerja pabrik.
Ilustrasi pekerja pabrik. (Pexels)

Pada tahun yang sama, seorang wanita muda menderita luka permanen setelah lengan kanannya terseret ke dalam mesin penggulung di pabrik garam.

Courtney Herbert (18 tahun) harus mengalami rasa sakit yang menyiksa setelah lengannya terjepit di mesin di pabrik Pacific Salt di Whyalla, Australia Selatan, pada 17 April 2020.

Pacific Salt, yang merupakan produsen di balik Olsson's Salt yang terkenal, kemudian mengaku bersalah melanggar Undang-Undang Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)

Baca berita viral lainnya di sini

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Swissluka bakarpabrikkecelakaan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved