Berita Viral
Heboh Ratusan Mahasiswa IPB Tertipu Pinjol, Kerugian Capai Rp 2,1 M, Bermula dari Tawaran Kating
Ratusan mahasiwa Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi korban penipuan pinjaman online atau pinjol dengan total kerugian capai miliaran rupiah.
Editor: Febriana Nur Insani
"(Ditagih debt collector) tetep, tapi belum sampai ke rumah, tapi terus diteror dari chat, dari telepon," kata SN.
SN mengaku bahwa dia bersama rekan-rekannya dengan jumlah 11 orang sudah melapor ke Polisi.
Selain SN dan teman-temannya, para korban juga tersebar di wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

Dugaan Penipuan Luar Biasa
Sementara itu Rektor IPB University Prof Arif Satria mengatakan bahwa kasus penipuan yang membuat sejumlah mahasiswa IPB terjerat utang di pinjaman online ( pinjol) menjadi pelajaran bagi mahasiswa dan kampus.
"Ini sebenarnya bukan mahasiswa IPB yang membeli barang kemudian tidak bisa bayar, itu bukan. Ini kita anggap sebagai kasus dugaan penipuan yang luar biasa," kata Arif Satria kepada wartawan, Selasa (15/11/2022) malam.
Dalam kasus ini, mahasiswa diajak oleh pelaku untuk kerja sama usaha online dengan iming-iming keuntungan 10 persen.
Namun bukan untung yang didapat, para korban malah terjerat utang pinjol karena dalam dugaan penipuan kerja sama ini korban harus mengajukan pinjaman online.
"Ini adalah salah satu modus penipuan baru yang ternyata cukup efektif kepada para mahasiswa yang sedang memerlukan dana untuk berbagai kegiatan kemahasiswaan," kata Prof Arif Satria.
Dari beberapa mahasiswa IPB yang ditemui TribunnewsBogor.com, dalam hal ini mereka justru mengaku enggan untuk membayar tagihan karena merasa tertipu.
Dalam pertemuan para mahasiswa IPB korban penipuan Selasa (15/11/2022) malam, menurut mereka sementara ini tak ada mahasiswa yang sampai rela atau terpaksa menjual barang-barang pribadi mereka pasca menjadi korban penipuan ini.
Baca juga: Jangan Sampai Tertipu Pinjol Ilegal, Ini Daftar 105 Aplikasi & Perusahaan Pinjaman Online OJK

Kerugian capai Rp 2,1 Miliar
Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan mengatakan bahwa korban penipuan kerja sama melibatkan pinjaman online ini mencapai 311 orang yang kebanyakan korban merupakan mahasiswa IPB.
"Berdasarkan pemeriksaan daripada pelapor atau korban, ini jumlah korban yang sudah berhasil didata adalah sebanyak 311 orang," kata AKBP Ferdy Irawan kepada wartawan, Selasa (15/11/2022).
Soal laporan Ferdy menjelaskan, Polresta Bogor Kota telah menerima 2 laporan Polisi terkait kasus ini.