Breaking News:

DITOLAK Hotman, Sambo-Putri Gaet Febri Diansyah Jadi Pengacara, Ini Alasan Eks Jubir KPK Mau Terima

Gagal gaet Hotman, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tunjuk eks penyidik KPK Rasamala Aritonang dan eks jubir KPK Febri Diansyah sebagai kuasa hukum.

Instagram @febridiansyah.id
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi gaet Febri Diansyah eks pegawai KPK sebagai pengacara 

TRIBUNSTYLE.COM - Kasus kematian Brigadir J menemui babak baru yang mengejutkan.

Setelah ditolak Hotman Paris, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kini gaet eks penyidik KPK Rasamala Aritonang dan mantan jubir KPK Febri Diansyah sebagai kuasa hukum.

Apa yang membuat keduanya mau membela pasangan suami istri tersebut?

Jelang persidangan, dua tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yakni Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menggaet eks pegawai KPK.

Ferdy Sambo dan istri menunjuk eks penyidik KPK Rasamala Aritonang dan Mantan Jubir KPK Febri Diansyah sebagai kuasa hukum.

Namun jauh hari sebelumnya, Ferdy Sambo pernah hendak menggaet pengacara kondang Hotman Paris sebagai pembela hukum.

Baca juga: NYARIS Tergiur Jadi Pengacara Sambo, Hotman Paris Kuak Alasan Tolak, Diamuk Istri-Anak: Kurang Duit?

Namun Hotman Paris menolak untuk memberikan pembelaan, meskipun honor yang ditawarkan Ferdy Sambo sangat-sangat besar.

Penolakan terhadap tawaran Ferdy Sambo, disebut Hotman tidak sekali terjadi lantaran Putri Candrawathi ingin dirinya membela sebagai kuasa hukumnya.

Saat ditawari, Hotman Paris mengatakan mengalami dilema kala diminta membela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Bahkan Hotman Paris mengaku sampai tak bisa tidur selama tiga hari setelah mendapat tawaran tersebut.

"Memang benar, Hotman Paris diminta oleh Pak Sambo untuk jadi pengacaranya. Juga diminta untuk jadi pengacara dari Ibu PC. Oke, itu benar," kata Hotman Paris dilansir TribunSeleb, Rabu (7/9/2022) lalu.

Batal Hotman Paris Kini Gaet Eks Jubir KPK

Ternyata Ferdy Sambo tidak kehabisan langkah untuk dapat memperjuangkan keadilan versinya di persidangan yang akan dihadapi.

Ia menggandeng bekas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang dan bekas juru bicara KPK Febri Diansyah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved