CARA Gampang Membuat Fitur Highlight Story di Profil Instagram, Ikuti 9 Langkah Ini
Simak cara membuat Highlight story atau sorotan cerita di profil Instagram.
Editor: Dhimas Yanuar
TRIBUNTYLE.COM - Simak cara buat Highlight Story di profil Instagram.
Fitur Highlight story di Instagram makin banyak digunakan.
Dari para pemilik penjual atau toko, hingga para selebgram juga memakainya.
Highligt Story memudahkan pengguna Instagram menunjukkan kegiatan penting yang dapat menunjang Curriculume Vitae (CV) dan berbagi pengalaman secara ringkas.
Baca juga: Instagram Luncurkan Pengaturan Pembatasan Konten Sensitif, Gunakan di Sosmed Anak-anak
Akun Instagram bisnis maupun personal dapat mengakses fitur highlight story Instagram.
Selain itu, highlight story Instagram dapat dimanfaatkan untuk memperlihatkan informasi penting, profesionalitas atau branding sebuah akun.
Informasi yang diperlihatkan dengan fitur highlight story, dapat berupa kumpulan cerita atau story yang disimpan dan dikelompokkan sesuai topik yang diinginkan.
Nantinya, highlight story akan muncul di profil pengguna, tepatnya di bagian bawah bio ig atau biografi user.
Banyak akun instagram bisnis menjelaskan produk atau jasa yang ditawarkan melalui highlight story.
Inilah cara membuat highlight story versi terbaru menurut help.instagram.com:
1. Masuk atau login ke Instagram.
2. Buka profil Instagram atau klik foto profil yang berada di pojok kanan bawah.
3. Pilih simbol tambah (+) yang berada di kanan atas, tepatnya di atas jumlah pengikut atau following.
4. Klik menu 'Highlight Story'.
5. Setelah itu, akan muncul banyak video atau foto yang pernah diposting menjadi story instagram.
6. Pilih beberapa story yang diinginkan, kemudian tekan 'Selanjutnya'.
7. Pilih foto sampul highlight story dengan tekan opsi 'edit sampul'. Jika sudah selesai, klik selesai.
8. Ketik topik yang ingin anda tunjukkan pada Highlight story, sesuai kebutuhan dan tujuan membuat highlight story.
9. Selesai. Highlight story sudah muncul di halaman profil Instagram Anda.
--
Instagram luncurkan pengaturan pembatasan konten sensitif.
Sebagai salah satu aplikasi sosial media terbesar, Instagram banyak memperbarui fitur.
Salah satunya adalah dari segi keamanan penggunanya.
Instagram memperketat pengaturan konten sensitif bagi pengguna remaja di platformnya.
Baca juga: 3 Cara Agar Kontenmu Bisa Cepat Viral di Instagram, TikTok, hingga YouTube, Nggak Perlu Alat Mahal
Sebelumnya, fitur Sensitive Content Control di Instagram akan membatasi munculnya konten-konten sensitif di platform ini bagi pengguna remaja (di bawah usia 18 tahun) dengan menghadirkan dua pilihan, yaitu pengaturan konten "Less" dan Standard".
Saat ini, bagi pengguna Instagram berusia di bawah 16 tahun secara otomatis akan menggunakan pengaturan konten sensitif "Less". Langkah ini dipilih Instagram untuk menghadirkan pengalaman yang lebih aman di ruang digital.
Melansir dari Techcrunch, perubahan ini akan diluncurkan ke pengguna platfrom ini di seluruh dunia, di tengah meningkatnya tekanan regulasi mengenai layanan jejaring sosial dan masalah keamanan.
Melalui perubahan ini, akan mempersulit pengguna remaja menemukan konten yang bersifat sensitif di Pencarian/Search, Explore, Halaman Hashtag, Reels, Feed Recommendation, dan Suggested Accounts.
Selain itu, Instagram juga sedang menguji cara baru untuk mendorong pengguna remaja memperbarui pengaturan keamanan dan privasi mereka.
Platform ini akan memberikan petunjuk yang meminta mereka untuk meninjau pengaturan yang mencakup mengontrol siapa saja yang dapat membagikan ulang konten mereka, mangizinkan siapa saja yang dapat mengirim pesan melalui Direct Message (DM) dan menghubungi mereka, konten apa yang dapat mereka lihat, serta mengatur durasi penggunaan Instagram.
“Ini semua dalam upaya agar tim pada dasarnya memiliki pengalaman pencarian yang lebih aman, untuk tidak melihat begitu banyak konten sensitif dan secara otomatis melihat lebih sedikit daripada orang dewasa mana pun di platform,” kata Manajer Komunikasi Kebijakan Instagram, Jeanne Moran.
Pada bulan Desember 2021, tepat sebelum kesaksian bos Instagram Adam Mosseri di hadapan Senat AS mengenai dampak aplikasi tersebut ke pengguna remaja, Instagram mengumumkan rencana untuk meluncurkan serangkaian fitur keamanan dan kontrol orang tua.
Dalam sidang Senat tahun lalu, Instagram menyadari dampak negatif dari platformnya bagi kesehatan mental dan pengguna yang lebih muda.
Layanan jejaring sosial ini kemudian mengambil tindakan pencegahan yang memadai pada tahun 2021, dengan membuat perubahan sehubungan dengan penggunaan aplikasinya bagi remaja dan konten apa saja yang dapat mereka lihat di platform tersebut.
Pada bulan Juni tahun lalu Instagram merilis fitur Sensitive Control Content, yang memungkinkan penggunanya mengurangi kemunculan konten sensitif, yaitu konten yang menggambarkan kekerasan, bersifat seksual, atau konten mengenai penggunaan barang-barang terlarang.
Sementara pada Bulan Maret tahun ini, Instagram meluncurkan fitur kontrol orang tua dan keamanan untuk melindungi remaja dari interaksi pengguna dewasa yang tidak mereka kenal.
Berikut langkah-langkah yang dapat diikuti bagi pengguna yang ingin menggunakan fitur Sensitive Control Content:
1. Buka profil Instagram
2. Tekan menu "Pengaturan/Settings" di sudut kanan atas
3. Tekan "Akun/Accounts"
4. Tekan Sensitive Control Content, di sini pengguna dapat memutuskan apakah akan mempertahankan setelan “Standard” atau "Less". Pengguna juga mengubah pilihan ini kapan saja.
(*)
(Tribunnews)
(Tribunnews.com/Tartila Safira)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/berikut-ini-cara-membuat-highlight-story-atau-sorotan-cerita-di-instagram.jpg)