Breaking News:

SEJARAH Piala Dunia - Kisah Kiper Legendaris Lev Yashin Kebobolan, Dapat Pelukan Pencetak Gol

Simak sejarah Piala Dunia, kiper legendaris Uni Soviet Lev Yashin yang dipeluk pemain Cile.

Editor: Dhimas Yanuar
AFP/STAFF
Simak sejarah Piala Dunia, kiper legendaris Uni Soviet Lev Yashin. 

TRIBUNSTYLE.COM - Sejarah Piala Dunia - Kisah kiper legendaris Lev Yashin kebobolan.

Pesta sepak bola terakbar, Piala Dunia, memiliki banyak cerita.

Apalagi kisah-kisah lama para legenda sepak bola dari sejak kali pertama digelar pada 1930 di Uruguay.

Dari sekian banyak edisi yang telah dihelat, Piala Dunia 1962 menjadi salah satu tonggak sejarah sepak bola paling ikonik.

Baca juga: Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari Masa ke Masa, Timnas Brasil Paling Banyak

Sederet cerita unik lahir di Negeri Para Penyair, Chile, selaku tuan rumah.

Cerita unik yang melibatkan kiper andalan tim nasional Uni Soviet, Lev Yashin

Dia justru dipeluk pemain lawan setelah kebobolan.

Momen tersebut terjadi ketika Lev Yashin tampil pada perempat final Piala Dunia 1962 kontra tuan rumah Chile.

Lev Yashin bersama timnas Uni Soviet layak percaya diri ketika melakoni laga tersebut.

Kiper tim nasional Uni Soviet Lev Yashin beraksi dalam ajang European Nations Cup kontra Italia di Roma, 11 November 1963. Sebelumnya, Lev Yashin sempat melalui momen unik kala tampil pada perempat final Piala Dunia 1962 kontra tuan rumah Chile. Dia justru dipeluk pemain lawan setelah kebobolan.
Kiper tim nasional Uni Soviet Lev Yashin beraksi dalam ajang European Nations Cup kontra Italia di Roma, 11 November 1963. Sebelumnya, Lev Yashin sempat melalui momen unik kala tampil pada perempat final Piala Dunia 1962 kontra tuan rumah Chile. Dia justru dipeluk pemain lawan setelah kebobolan. (AFP/STAFF)

Sebab, mereka tengah menyandang status juara Eropa yang diraih pada dua tahun sebelumnya.

Ketika laga berlangsung, situasi ternyata lebih berpihak kepada tim tuan rumah yang didukung oleh belasan ribu penonton di Stadion Carlos Dottborn, Arica, Chile.

Penyerang tim tuan rumah, Leonel Sanchez, sudah membuka keunggulan ketika laga baru berjalan 11 menit.

Setelah itu, Uni Soviet mampu mencetak gol balasan melalui aksi Igor Chislenko pada menit ke-26.

Namun, gol dari Igor Chislenko ternyata hanya menjadi harapaan sesaat bagi sang juara Eropa.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved