Breaking News:

MAKIN Senada Cerita Bharada E dan Bripka RR Soal Magelang, Ini Masalah Brigadir J dan Kuat Maruf

Setelah Bharada E, kini Bripka RR mulai membongkar skenario Ferdy Sambo terkait pembunuhan Brigadir J. Ia turut beber kejadian di Magelang.

Polri TV
Kesaksian Bripka RR dan Bharada E mulai senada terkait pembunuhan Brigadir J 

Bersama Bripka RR, Brigadir J kemudian naik ke lantai dua di mana Kuat sudah tidak ada di lokasi.

Ia kemudian masuk ke kamar Putri yang sudah menanti dan berbicara empat mata dengan istri sang Kadiv Propam pada saat itu.

"Yosua masuk duduk di bawah. Ibu pakai bantal, tapi enggak berbaring. (RR) tidak ikut, dia cuma nunggu di pintu, tapi agar berjarak sehingga dia tidak mendengar pembicaraan," beber Erman.

Setelah pembicaraan berlangsung, Bripka RR menyusul Brigadir J yang langsung turun ke lantai satu.

"Namun demikian pada saat turun, dia ikuti Yosua, dia khawatir jangan terjadi pertengkaran lagi. Dia ikuti, diantar sampai ke bawah."

Pada kesempatan itu, Bripka RR menanyakan terkait apa yang dibicarakan dengan Putri.

Bripka RR ceritakan kejadian di Magelang
Bripka RR ceritakan kejadian di Magelang (Facebook Rohani Simanjuntak, YouTube Polri TV)

Baca juga: Pengakuan Bripka RR Soal Kasus Brigadir J, Ketua IPW Curiga: Putri Candrawathi Provokasi Ferdy Sambo

Tak seperti saat ditanya pertama kali, Brigadir J tampak lebih tenang dan pasrah.

Namun, ia lagi-lagi enggan menjelaskan permasalah yang sedang terjadi di rumah tersebut.

"Sampai ditanya juga, RR bertanya, 'Yosua, gimana ada apa lagi?'," ucap Erman menirukan kliennya.

"Tapi Yosua beda, kalau yang pertama tadi dia kayak marah ke Kuat. Yang kedua jawabannya, 'Sudah Bang, enggak apa-apa', jadi melunak, tidak ada kesan untuk marah."

Sementara itu, Deolipa mantan kuasa hukum Richard Eliezer sempat menyebutkan soal memang ada masalah tertentu antara Brigadir J dan Kuat Maruf.

"Mengenai motif, saya menduga ada persoalan antara Kuat dengan Yosua. Kemudian ada persoalan antara Kuat dengan Putri," kata Deolipa.

"Tapi apakah ini persoalannya pelecehan atau apa, saya tidak bisa mengatakan itu. Karena Yosua sudah almarhum."

"Ini kan konspirasi, di mana mereka membuat skenario pembunuhan. Putri, Kuat, Ricky dan Sambo kemudian membuat skenario. Enggak bisa lagi kita memakai mereka sebagai suatu kesaksian, apalagi mereka kan tersangka."

Menekankan agar motif pelecehan ini tak digunakan, Deolipa menuding Ferdy Sambo dan sang istri telah berbohong.

Halaman 3/4
Tags:
Bripka RRBrigadir JBharada EFerdy SamboPutri CandrawathiKuat MarufMagelang
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved