Pengakuan Bripka RR, Tak Tahu Soal Pelecehan Brigadir J pada Putri Candrawathi, Ferdy Sambo Menangis
Bripka RR mengaku tak tahu soal pelecehan yang menimpa Putri Candrawathi, dia mengaku Ferdy Sambo menangis, diminta panggil Brigadir J.
Editor: Joni Irwan Setiawan
"Pada saat kejadian dia melihat, entah berapa kali dia udah enggak ingat, apakah tiga kali Richard menembak."
"Sambo agak ke samping, Si Kuwatnya di belakang Sambo, Si Ricky-nya posisinya agak di belakang Richard," beber Erman.
Bahkan menurut dia, suara tembakan itu sampai terdengar oleh ajudan Ferdy Sambo yang lainnya dari halaman luar.
Sang ajudan pun mempertanyakan bunyi senjata api dari dalam rumah sang jenderal tersebut.
"Ada masuk telepon, HT, ajudan juga, siapa namanya? Romet, dia tanya 'ada apa tuh, kejadian apa tuh' mungkin bunyi senjata ya?" beber Erman Umar.
Meski begitu, kata dia, kliennya tidak melihat apakah Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J atau tidak.
Bripka RR mengaku hanya melihat Ferdy Sambo menembak ke dinding usai Brigadir J tewas.
"Pak FS menurut Richard kan nembak, tapi pas balik itu dia melihat FS menembak-nembak dinding."
"Jadi berapa kali ditanya, saya juga nanya 'enggak bang, saya enggak melihat, apa yang mau saya paksakan, jadi saya tidak melihat FS apa yang terjadi sebelumnya'," papar Erman Umar.(*)
(TribunBogor/Vivi)
Artikel ini diolah dari TribunBogor dengan judul: Jemput Brigadir J untuk Dieksekusi, Bripka RR Kaget Lihat Yosua Sudah Ditembak : Masih Buka Sepatu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/bripka-rr-tidak-pelecehan-putri-candrawathi-istri-dari-ferdy-sambo.jpg)